spot_img
More
    spot_img

    Bapenda Kaltara Lampaui Target Pajak Triwulan I, Realisasi Tembus 16 Persen

    WARTA, TANJUNG SELOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat kinerja positif pada awal 2026. Realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah pada triwulan pertama berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

    Kepala Bapenda Kaltara, Datu Iqro, menyebut target penerimaan pada triwulan pertama dipatok sebesar 15 persen dari target murni pendapatan senilai Rp1,026 triliun. Namun, realisasi yang dicapai justru berada di atas target, yakni lebih dari 16 persen.

    Menurut Datu Iqro, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya intensifikasi pengawasan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

    “Capaian positif di triwulan pertama ini membuktikan bahwa partisipasi dan kepatuhan masyarakat mulai menunjukkan tren yang menggembirakan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, penerimaan pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan di Kaltara. Pendapatan yang terkumpul diarahkan untuk menopang berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk infrastruktur dasar, fasilitas kesehatan dan sektor pendidikan.

    Meski mencatat hasil positif pada triwulan pertama, Bapenda tetap menghadapi sejumlah tantangan memasuki triwulan kedua. Salah satunya adalah fluktuasi kepatuhan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

    Kondisi tersebut, kata Datu Iqro, turut dipengaruhi perubahan prioritas pengeluaran masyarakat pada periode tertentu. Salah satu contohnya adalah meningkatnya kebutuhan rumah tangga untuk biaya pendidikan anak memasuki tahun ajaran baru.

    Karena itu, Bapenda memilih memperkuat pendekatan persuasif melalui edukasi dan pengawasan, tanpa mengabaikan upaya optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah.

    “Kami tidak hanya berpuas diri dengan capaian awal. Upaya jemput bola melalui layanan Samsat keliling, optimalisasi opsen pajak yang sebagian besar kembali ke kas kabupaten/kota, serta pendekatan persuasif akan terus ditingkatkan,” katanya.

    Selain PKB, Bapenda juga terus memperluas sumber penerimaan melalui optimalisasi sektor strategis, termasuk pajak alat berat. Kinerja Satgas Pajak dan operasi gabungan yang dikemas secara edukatif turut diperkuat untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

    Baca Juga:  Puspem Tana Tidung Bukan Sekadar Kantor Bupati dan DPRD, Akan Hadir Kawasan Budaya hingga Islamic Center

    Datu Iqro menegaskan, peningkatan PAD bukan semata-mata soal mengejar angka penerimaan. Lebih dari itu, optimalisasi pendapatan daerah diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal pemerintah sehingga pembangunan di Kaltara dapat berjalan secara berkelanjutan.

    Dengan capaian awal yang melampaui target triwulan pertama, Bapenda Kaltara kini mengarahkan strategi pada penguatan penerimaan hingga akhir tahun, sekaligus menjaga kepatuhan pajak tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi masyarakat.(WIN/ADV)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU