Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala PT PELNI Cabang Nunukan, Subjito, mewakili Direksi PT PELNI. Penyerahan bantuan turut disaksikan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta Anggota DPRD Kabupaten Nunukan.
Subjito mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya sekaligus bagian dari komitmen PT PELNI dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Mewakili Direksi PT PELNI, kami menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berupa bahan material senilai Rp35 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Muhajirin Kabupaten Nunukan. Kami berharap bantuan ini dapat memperlancar proses pembangunan sehingga masjid dapat segera dimanfaatkan masyarakat dengan lebih nyaman,” ujarnya, Kamis (16/7).
Ia menambahkan, kehadiran PT PELNI tidak hanya melalui layanan transportasi laut, tetapi juga diwujudkan lewat berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami menitipkan amanah ini kepada masyarakat agar dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semoga masjid ini nantinya semakin memakmurkan kegiatan ibadah dan mempererat kebersamaan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, memberikan apresiasi atas kepedulian PT PELNI yang dinilai telah menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan secara nyata.
Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi contoh positif bagi perusahaan lain, baik BUMN maupun swasta, yang beroperasi di Kabupaten Nunukan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PELNI atas kepeduliannya kepada masyarakat Nunukan. Inilah wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang patut diapresiasi. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan tempat mereka menjalankan usahanya,” kata Saddam.
Ia berharap semakin banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial.
Menurutnya, masih banyak sektor yang membutuhkan dukungan, mulai dari pembangunan rumah ibadah, infrastruktur lingkungan, pengelolaan sampah, hingga bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Kami berharap apa yang dilakukan PT PELNI dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya untuk ikut berkontribusi membangun Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menyambut baik kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program TJSL ini, PT PELNI kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan layanan transportasi laut yang andal, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Nunukan.




