WARTA, TARAKAN – Isu lemahnya pengawasan ketenagakerjaan di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mencuat. Anggota DPRD Kaltara dari Partai NasDem, Supa’ad Hadianto, menegaskan komitmennya untuk mengawal pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pengawasan ketenagakerjaan.
Hal ini disampaikannya usai melaksanakan reses di daerah pemilihan (dapil) I Tarakan, di mana ia menyerap langsung berbagai aspirasi dari para buruh.
Dalam pertemuan tersebut, Supa’ad mengaku menerima banyak keluhan, terutama terkait lemahnya pengawasan di lapangan yang berdampak pada belum optimalnya perlindungan hak-hak pekerja.
“Banyak aspirasi yang kami terima, khususnya soal pengawasan ketenagakerjaan yang dinilai masih lemah,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut karena menyangkut kesejahteraan dan kepastian hukum bagi para tenaga kerja.
Sebagai tindak lanjut, ia mendorong pembentukan Satgas pengawasan ketenagakerjaan sebagai langkah konkret untuk memperkuat pengawasan serta memastikan hak-hak pekerja terpenuhi.
“Aspirasi ini akan terus kami kawal. Pembentukan Satgas penting untuk melindungi pekerja dan menjawab berbagai persoalan di lapangan,” tegasnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat segera direalisasikan oleh pemerintah daerah, sehingga sistem pengawasan ketenagakerjaan menjadi lebih efektif dan berpihak pada pekerja.
“Ke depan, pengawasan harus lebih kuat agar hak-hak pekerja benar-benar terlindungi,” pungkasnya.




