Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan Sambung Rasa BPD HIPMI Kaltara bersama Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Ade Jona Prasetyo, di Gedung Sri Tower, Tarakan, Kamis (14/5).
Dalam sambutannya, Zainal menegaskan HIPMI memiliki posisi strategis sebagai wadah lahirnya pengusaha muda yang inovatif, kreatif, dan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“HIPMI menjadi wadah bagi anak muda yang berani mengambil peluang, berinovasi, dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Zainal.
Menurutnya, Kalimantan Utara saat ini sedang memasuki era percepatan pembangunan melalui sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang membuka peluang besar di berbagai sektor usaha dan investasi.
Ia menyebut keberadaan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning-Mangkupadi, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), hingga posisi strategis Kaltara sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi momentum penting yang harus dimanfaatkan oleh pengusaha lokal.
“Potensi usaha di Kaltara sangat besar, mulai dari sektor energi, logistik, pangan hingga jasa konstruksi,” katanya.
Gubernur juga mengajak HIPMI Kaltara memperkuat kolaborasi dengan pemerintah maupun investor agar geliat pembangunan tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi Kaltara akan terus membuka ruang sinergi dengan HIPMI guna menciptakan iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Sebelum kegiatan berlangsung, Gubernur Zainal bersama jajaran HIPMI Kaltara turut menyambut kedatangan Ade Jona Prasetyo dan rombongan di VIP Room Bandara Juwata Tarakan. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Gubernur kepada Ade Jona sebagai simbol apresiasi dan silaturahmi.




