spot_img
More
    spot_img

    ESDM Kaltara Dorong SMK dan Kampus Siapkan Lulusan Teknik untuk Industri Hijau

    WARTA, TANJUNG SELOR – Sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi di Kalimantan Utara (Kaltara) didorong memperkuat kompetensi lulusan agar selaras dengan kebutuhan industri masa depan. Langkah ini dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja lokal dalam menyambut perkembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning dan sektor energi.

    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltara, Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., menilai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil yang mampu menjawab kebutuhan industri, terutama pada bidang teknik mesin, teknik elektro, dan kelistrikan.

    Menurutnya, keberadaan institusi pendidikan yang telah membuka program keahlian teknik menjadi modal awal bagi Kaltara untuk menyiapkan SDM yang kompeten dan memiliki daya saing.

    “Sekolah tinggi dan perguruan tinggi di daerah sudah banyak yang membuka program studi teknik mesin hingga teknik elektro, begitu pula dengan SMK kejuruan. Kami menaruh harapan besar pada institusi-institusi ini untuk mencetak SDM lokal yang unggul dan siap pakai,” ujar Ferdy, Selasa (13/10/2026).

    Ia menjelaskan, perkembangan kawasan industri dan pembangunan fasilitas energi akan membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian khusus. Karena itu, penguatan pendidikan vokasi perlu menjadi perhatian agar keterampilan yang dimiliki lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

    Ferdy mendorong SMK, politeknik, dan universitas di Kaltara untuk terus mengembangkan kompetensi siswa dan mahasiswa pada bidang-bidang yang berkaitan dengan energi dan teknologi industri.

    Upaya tersebut diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antara keterampilan lulusan pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja ketika berbagai proyek industri mulai berkembang dan beroperasi.

    “Kami terus mendorong SMK, politeknik, hingga universitas di Kaltara untuk memfokuskan keahlian spesifik para pelajar dan mahasiswa di sektor energi. Harapannya, begitu industri ini berkembang pesat, putra-putri daerah sudah langsung siap mengisi posisi strategis,” tegasnya.

    Baca Juga:  Bupati Nunukan Irwan Sabri Belanja Takjil di Pasar Ramadan untuk Dukung UMKM

    Menurut Ferdy, pengembangan SDM tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan industri. Kesiapan tenaga kerja harus dibangun sejak bangku sekolah dan perguruan tinggi melalui penguasaan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor energi.

    Ia berharap generasi muda Kaltara dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan meningkatkan kemampuan, memperdalam keahlian teknis, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja.

    Dengan dukungan lembaga pendidikan dan penguatan kompetensi yang berkelanjutan, Kaltara diharapkan mampu menyiapkan tenaga kerja lokal yang berdaya saing sekaligus mengambil peran dalam pengembangan industri hijau di daerah.

    Langkah ini menjadi penting agar pembangunan KIHI Tanah Kuning tidak hanya menghadirkan pertumbuhan investasi, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kaltara. (*)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU