spot_img
More
    spot_img

    DKISP Kaltara Genjot Talenta Digital, ASN dan Guru Dibekali Sertifikasi Ruijie

    WARTA, TARAKAN – Transformasi digital di Kalimantan Utara (Kaltara) tidak cukup hanya dengan membangun jaringan dan infrastruktur teknologi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara kini mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu mengelola sekaligus mengamankan infrastruktur digital.

    Langkah tersebut dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara melalui Workshop dan Training Sertifikasi Ruijie yang digelar di Kota Tarakan, Selasa (1/9).

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara tersebut dibuka Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si. Peserta berasal dari berbagai unsur pemerintahan dan satuan pendidikan dari lima kabupaten/kota se-Kaltara.

    Iskandar mengatakan peningkatan kompetensi digital menjadi bagian penting dalam mendukung penerapan pemerintahan digital. Terlebih, Kaltara memiliki karakteristik wilayah yang luas dengan kondisi geografis mulai dari perkotaan, pesisir, kepulauan, pedalaman hingga kawasan perbatasan.

    “Wilayah Kaltara sangat luas dan kondisi geografisnya beragam. Karena itu, konektivitas menjadi hal yang sangat penting. Membangun jaringan saja tidak cukup, kita juga membutuhkan orang yang mampu mengelolanya dengan baik,” kata Iskandar.

    Menurutnya, transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan. Pemerintah membutuhkan SDM yang memiliki kemampuan teknis agar berbagai infrastruktur jaringan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

    Karena itu, sertifikasi Ruijie diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola jaringan secara lebih aman, andal dan efisien.

    Iskandar mengapresiasi kolaborasi panitia bersama mitra industri Ruijie Networks dalam menghadirkan pelatihan dan sertifikasi yang mengacu pada standar industri.

    “Jangan berhenti pada sertifikat. Ilmu yang diperoleh harus diterapkan di kantor dan sekolah masing-masing. Bangun juga jejaring dan kerja sama,” pesannya.

    Baca Juga:  Pemprov Kaltara Komitmen Tingkatkan Rumah Singgah untuk Pelajar 3T

    Di hadapan Kepala Diskominfo kabupaten/kota, pimpinan perangkat daerah, kepala sekolah, serta guru, Iskandar menyampaikan tiga hal penting kepada para peserta.

    Pertama, seluruh peserta diminta mengikuti rangkaian pelatihan dengan serius. Kedua, kompetensi yang diperoleh harus benar-benar diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Ketiga, peserta diharapkan membangun jejaring dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan satuan pendidikan.

    Bagi Pemprov Kaltara, keberadaan tenaga teknis yang kompeten menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan pemerintahan dan pendidikan berbasis digital.

    Pengelolaan jaringan yang baik juga diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan publik sekaligus memperkuat keamanan infrastruktur teknologi informasi di lingkungan pemerintahan dan sekolah.

    “Kita berharap kegiatan ini melahirkan talenta digital yang kompeten sehingga bisa memberikan manfaat lebih luas bagi percepatan pembangunan ekosistem digital di seluruh Kaltara,” pungkas Iskandar.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU