spot_img
More
    spot_img

    Bupati Malinau Ajak Semua Elemen Bersatu Perangi Narkoba dan Jaga Stabilitas Daerah

    WARTA, MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika serta berbagai persoalan keamanan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah. Melalui Dialog Koordinasi Pimpinan Daerah, seluruh pemangku kepentingan diajak bergerak bersama menciptakan Malinau yang aman, kondusif, dan mendukung percepatan pembangunan.

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Senin (29/6), dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kabupaten Malinau, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi perempuan, Forum Anak, para camat, kepala desa, hingga mahasiswa dan pelajar.

    Mengusung tema “Sinergi Bersama Hadapi Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Gangguan Keamanan di Wilayah Kabupaten Malinau”, forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan langkah dalam mencegah peredaran narkoba sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, menegaskan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda sekaligus dapat menghambat pembangunan daerah.

    Ia memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas keberhasilan mengungkap sejumlah kasus narkotika di Kabupaten Malinau. Namun menurutnya, penindakan hukum harus dibarengi dengan upaya pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

    “Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama. Jika mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba, jangan ragu untuk melaporkannya,” tegas Wempi.

    Selain persoalan narkotika, Bupati juga menyoroti sejumlah isu strategis lainnya, seperti maraknya judi online, tindak pencurian, sengketa lahan, keterbatasan jaringan telekomunikasi, distribusi bahan bakar minyak (BBM), hingga pembangunan infrastruktur, khususnya di kawasan perbatasan.

    Menurutnya, seluruh persoalan tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar dapat diselesaikan secara bertahap.

    Baca Juga:  Bunda PAUD Nunukan Ajak Seluruh Wilayah Bersinergi Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

    “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan komitmen seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif,” ujarnya.

    Wempi juga meminta para camat dan kepala desa mempercepat penyelesaian batas wilayah desa melalui musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.

    “Jangan sampai persoalan batas wilayah menjadi pemicu perselisihan. Selesaikan dengan komunikasi, musyawarah, dan semangat persaudaraan,” pesannya.

    Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan serta mendukung iklim investasi yang sehat di Kabupaten Malinau tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat setempat.

    Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga masyarakat, Kabupaten Malinau akan mampu menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU