spot_img
More
    spot_img

    Bupati Nunukan Dorong Penguatan PAUD, Insentif Guru Naik dan 200 Beasiswa Disiapkan

    WARTA, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Tak hanya mendorong pemerataan pendidikan prasekolah, Pemkab juga meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan dan kapasitas para guru PAUD.

    Komitmen tersebut disampaikan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD se-Kabupaten Nunukan Tahun 2026 di Ruang Serbaguna Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Senin (31/8/2026).

    Rakor mengusung tema “Satu Tahun Prasekolah, Langkah Awal Menuju Generasi Emas 2045”. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, Bunda PAUD, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik sejak usia dini.

    Bupati Irwan mengatakan, masa depan daerah sangat ditentukan oleh bagaimana generasi muda dipersiapkan sejak sekarang. Karena itu, pendidikan anak usia dini tidak boleh dipandang sebatas kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.

    “Tema ‘Satu Tahun Prasekolah, Langkah Awal Menuju Generasi Emas 2045’ mengingatkan kita bahwa masa depan anak dimulai dari langkah kecil hari ini,” ujarnya.

    Menurutnya, pendidikan prasekolah harus mampu membentuk anak agar tumbuh sehat, mandiri, percaya diri, memiliki karakter baik, serta mampu bersosialisasi.

    Pemkab Nunukan juga memastikan kesempatan memperoleh pendidikan harus dirasakan seluruh anak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah perbatasan, pedalaman maupun daerah terpencil.

    “Membangun PAUD tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kerja sama pemerintah, Bunda PAUD, guru, orang tua, dan masyarakat,” ungkapnya.

    Insentif Guru PAUD Dinaikkan, 200 Beasiswa Disiapkan

    Komitmen Pemkab Nunukan terhadap penguatan PAUD juga mendapat apresiasi dari Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan.

    Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nunukan yang telah membuka ruang bagi para guru PAUD untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka.

    Baca Juga:  DPRD Kaltara Dorong Langkah Tegas Cegah Karhutla di Musim Kemarau

    Salah satu kebijakan yang mendapat apresiasi adalah peningkatan insentif bagi guru PAUD di Kabupaten Nunukan secara signifikan.

    Tak hanya itu, Pemkab Nunukan juga menyiapkan 200 kuota beasiswa pendidikan bagi guru PAUD. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas tenaga pendidik dalam mendampingi anak-anak usia dini.

    “Tidak hanya itu, kebijakan Bapak Bupati dalam memberikan beasiswa pendidikan bagi guru PAUD dengan kuota sebanyak 200 orang merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas mengajar mereka,” kata Andi Annisa.

    Bunda PAUD Luncurkan Dua Inovasi

    Dalam Rakor tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan juga memperkenalkan sekaligus meluncurkan dua program inovasi.

    Pertama, SIBUNDA (Sistem Informasi Bunda PAUD untuk Pendataan Anak). Aplikasi ini dirancang untuk membantu memperoleh data PAUD yang lebih terintegrasi, akurat, dan mudah diperbarui.

    Kedua, GESIT (Gerakan Satu Anak Satu Identitas). Program ini merupakan bentuk sinergi antara Bunda PAUD dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nunukan untuk mendorong setiap anak usia dini memiliki identitas kependudukan yang lengkap dan tercatat.

    Kedua program tersebut diharapkan dapat memperkuat basis data sekaligus mendukung pelayanan dan perlindungan terhadap anak di Kabupaten Nunukan.

    Bupati Minta Program Tak Berhenti di Seremonial

    Bupati Irwan menegaskan, berbagai program yang dirancang untuk penguatan PAUD harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    Ia berharap Rakor Bunda PAUD tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi menghasilkan gagasan dan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

    Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru PAUD yang selama ini dengan penuh kesabaran mendampingi dan membentuk karakter anak-anak.

    “Tugas Bapak dan Ibu sangat mulia karena dari tangan dan kasih sayang Bapak-Ibu, karakter anak-anak kita mulai dibentuk,” tuturnya.

    Baca Juga:  Kemenkeu Akan Bayar Langsung Uang Pensiun PNS, Bagaimana Nasib Taspen?

    Ia menegaskan, Pemkab Nunukan ingin anak-anak daerah tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, mandiri, mampu bersaing, namun tetap mencintai daerah dan bangsanya.

    Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan H. Raden Iwan Kurniawan, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan, Kepala Badan Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara, kepala OPD, camat, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, serta mitra PAUD, HIMPAUDI, IGABA dan IGRA.

    Kegiatan juga diisi secara daring oleh Direktur PAUD Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI Kurniawan, S.T., M.B.A., serta Deni Wijaya, M.M., Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat PAUD Kemendikdasmen RI.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU