Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara, Saiful Bachry, menegaskan setiap kebijakan dan program pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak melalui penyediaan infrastruktur dasar, layanan publik yang berkualitas, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah.
Menurutnya, pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, termasuk memastikan anak-anak memperoleh lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung perkembangan mereka.
“Momentum Hari Anak Nasional mengingatkan kita bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan harus mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak. Infrastruktur, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik yang dibangun pemerintah harus benar-benar memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak,” ujar Saiful Bachry, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara memiliki peran penting dalam mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta selaras dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Menurut Saiful, sinergi seluruh perangkat daerah menjadi faktor utama untuk memastikan hasil pembangunan mampu meningkatkan akses anak terhadap layanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, sanitasi, hingga tersedianya ruang bermain yang aman dan layak.
“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu memberikan harapan bagi generasi mendatang. Karena itu, setiap proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan perlu memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan Kalimantan Utara,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Dengan demikian, setiap program pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan kemajuan fisik, tetapi juga membangun generasi Kalimantan Utara yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama menuju Indonesia Emas. (*)




