spot_img
More
    spot_img

    Andi Rukman Karumpa Lantik Pengurus GAPENSI Kaltara, Kehadiran Gubernur dan Wagub Bentuk Dukungan Nyata

    WARTA, TANJUNG SELOR – Musyawarah Daerah (Musda) III Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Provinsi Kalimantan Utara menetapkan Syamsul Bahri sebagai Ketua BPD GAPENSI Kaltara periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam sidang Musda yang berlangsung di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Rabu (22/7), dan selanjutnya dilantik oleh Ketua Umum BPP GAPENSI, Andi Rukman Nurdin Karumpa.

    Rangkaian Musda III mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, hadir membuka Musda III GAPENSI, sedangkan Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menghadiri prosesi pelantikan pengurus BPD GAPENSI Kaltara periode 2026–2031.

    Kehadiran langsung Gubernur pada prosesi pelantikan mendapat apresiasi dari Ketua Umum BPP GAPENSI, Andi Rukman Nurdin Karumpa. Menurutnya, dari sembilan pelantikan pengurus daerah yang telah dihadirinya di berbagai wilayah Indonesia, baru di Kalimantan Utara pelantikan dihadiri langsung oleh seorang gubernur.

    “Ini menjadi penghormatan sekaligus bukti bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memberikan perhatian besar terhadap sektor jasa konstruksi dan keberadaan GAPENSI,” ujarnya.

    Andi Rukman menilai Kalimantan Utara memiliki prospek pembangunan yang sangat besar dan layak disebut sebagai salah satu masa depan Indonesia. Berbagai peluang investasi diyakini akan terus tumbuh sehingga membuka ruang yang luas bagi pelaku usaha jasa konstruksi.

    Karena itu, ia mengingatkan agar anggota GAPENSI tidak hanya bergantung pada proyek pemerintah, tetapi mulai memperluas peluang dari sektor swasta yang dinilai akan berkembang pesat di Kaltara.

    “Jangan hanya berharap proyek pemerintah. Peluang dari sektor swasta ke depan jauh lebih besar dan harus mampu dimanfaatkan oleh anggota GAPENSI,” tegasnya.

    Ia juga mendorong pemerintah agar menyediakan lebih banyak paket pekerjaan bernilai Rp0 hingga Rp400 juta bagi kontraktor kecil. Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk mendorong pelaku usaha lokal berkembang dan naik kelas.

    Baca Juga:  Arus Deras dari Hulu, BPBD Kaltara Terus Pantau Ketinggian Air Sungai Kayan

    “Tujuannya bukan supaya langsung menjadi kaya, tetapi agar pelaku usaha kecil bisa tumbuh, mendapatkan pekerjaan, dan menghidupi usahanya,” katanya.

    Sementara itu, Ketua BPD GAPENSI Kaltara periode 2026–2031, Syamsul Bahri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan kepadanya memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.

    Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan komitmen.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus periode sebelumnya yang telah meletakkan fondasi dan membangun GAPENSI Kalimantan Utara hingga terus berkembang.

    Syamsul berharap Musda III menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas organisasi. Perbedaan pilihan dalam proses demokrasi, katanya, merupakan hal yang wajar dan harus berakhir setelah kepengurusan baru terbentuk.

    “Kami berkomitmen menjadikan GAPENSI sebagai organisasi yang semakin kuat, adaptif, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.

    Ke depan, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara.

    Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia anggota juga menjadi prioritas melalui berbagai program pelatihan agar pelaku jasa konstruksi di Kaltara mampu menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif.

    Pada kesempatan pelantikan, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya pelaksanaan Musda III dan pelantikan pengurus baru BPD GAPENSI Kaltara periode 2026–2031.

    Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas jasa konstruksi, serta memperkuat kontribusi sektor konstruksi terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU