WARTA, TANJUNG SELOR – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat peluang baru untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran. Kehadiran Rumah BUMN Tanjung Selor diharapkan menjadi pintu bagi produk lokal untuk naik kelas hingga menembus pasar nasional.
Rumah BUMN Tanjung Selor resmi dibuka pada Selasa (20/10/2026). Peresmian tersebut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara, H. Sapi’i, S.T., M.A.P., yang mewakili Gubernur Kaltara.
Rumah BUMN merupakan inisiatif Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikembangkan melalui kolaborasi berbagai BUMN, termasuk BRI Cabang Tanjung Selor. Fasilitas ini dirancang menjadi ruang pembinaan, edukasi, dan kolaborasi bagi pelaku UMKM serta komunitas kreatif untuk meningkatkan kemampuan usaha dan daya saing produk.
Sapi’i menilai, keberadaan Rumah BUMN harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat potensi ekonomi daerah. Tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pelaku usaha, fasilitas ini diharapkan mampu membuka akses terhadap pengetahuan bisnis, literasi digital, serta peluang pemasaran yang lebih luas.
“Rumah BUMN Tanjung Selor ini hadir sebagai pusat kolaborasi, edukasi, dan pembinaan bagi pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas akses pasar,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan UMKM tidak hanya terletak pada kemampuan menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga bagaimana memperkenalkan produk tersebut kepada konsumen di luar daerah.
Karena itu, dukungan jaringan bisnis dan akses pasar menjadi faktor penting agar produk unggulan Kaltara mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.
Sapi’i berharap BRI dapat mengambil peran lebih jauh dengan memfasilitasi pertemuan bisnis atau business matchingyang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli maupun mitra usaha potensial.
Melalui jaringan BRI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, produk UMKM Kaltara diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk menjangkau pasar di luar Tanjung Selor.
“Harapannya nanti teman-teman di BRI juga bisa fasilitasi supaya market kita tidak hanya di Tanjung Selor saja, tapi nanti market-nya juga bisa ke wilayah-wilayah BRI yang ada di seluruh Indonesia,” tutupnya.
Dengan beroperasinya Rumah BUMN Tanjung Selor, kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku usaha diharapkan semakin kuat. Dukungan pembinaan dan perluasan akses pasar tersebut menjadi salah satu upaya mendorong UMKM Kaltara tumbuh lebih kompetitif sekaligus memperluas kontribusi produk lokal terhadap perekonomian daerah.




