WARTA, TANJUNG SELOR – Suasana Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, tampak semarak pada Rabu (19/8) malam. Ratusan pesepeda dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti Gowes Rabu Malam (Gorama) edisi ke-30, sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang mengambil titik start dan finis di kawasan Tepian Sungai Kayan itu semakin meriah dengan kehadiran para peserta yang mengenakan beragam kostum profesi. Mulai dari petugas SPBU, pegawai minimarket, perawat hingga pengemudi transportasi daring.
Di tengah antusiasme peserta, Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., turut bergabung dan mengayuh sepeda bersama komunitas Gorama.
Bagi Zainal, gowes malam memberikan pengalaman berbeda dibandingkan rutinitas olahraga yang biasanya dilakukan pada pagi, siang, atau sore hari.
“Bersepeda malam ini luar biasa. Saya sangat menikmati bisa bersama ratusan anggota Gorama,” ujar Zainal.
Utamakan Kesehatan dan Keselamatan
Di balik suasana santai tersebut, Gubernur Zainal menyampaikan pesan agar kegiatan olahraga tetap dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan.
Ia meminta peserta tidak memaksakan diri menyelesaikan rute apabila kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan.
“Kalau merasa tidak sanggup, lebih baik kembali ke titik awal. Jangan dipaksakan. Yang utama tetap kesehatan dan keselamatan,” katanya.
Zainal juga mengingatkan para pesepeda untuk memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Menurutnya, kegiatan komunitas harus tetap berjalan tertib sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dorong Gorama Lebih Terorganisasi
Gubernur mengapresiasi konsistensi komunitas Gorama dalam mengajak masyarakat berolahraga dan menjadikan aktivitas bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Agar kegiatan tersebut dapat berkembang secara lebih terarah, Zainal mendorong komunitas membentuk kepengurusan resmi.
Menurutnya, organisasi yang lebih tertata akan memudahkan koordinasi sekaligus mendukung keberlanjutan berbagai kegiatan yang dilakukan komunitas.
“Dengan adanya kepengurusan, kegiatan komunitas bisa lebih terkoordinasi,” ujarnya.
Ia kembali mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berada di jalan.
Gowes Gorama edisi ke-30 pun tidak sekadar menjadi kegiatan bersepeda. Di balik semarak kostum dan ramainya Tepian Kayan, kegiatan ini membawa pesan tentang gaya hidup sehat, kebersamaan, disiplin berlalu lintas, serta pentingnya mengenali batas kemampuan tubuh saat berolahraga.




