spot_img
More
    spot_img

    Pimpin Apel, Sekda Kaltara Tekankan Pancasila sebagai Fondasi Etos Kerja ASN

    WARTA, TANJUNG SELOR — Nilai-nilai Pancasila diingatkan untuk tidak berhenti sebagai simbol atau slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku aparatur sipil negara (ASN) saat menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Senin (5/10) pagi.

    Apel tersebut diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

    Dalam amanatnya, Denny mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila seharusnya tidak dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Momentum tersebut, menurutnya, penting untuk kembali merefleksikan perjalanan bangsa sekaligus menguatkan komitmen dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi dan identitas nasional.

    “Pancasila bukan hanya simbol. Pancasila adalah ideologi yang menjadi identitas bangsa. Kaltara yang berada di wilayah perbatasan memiliki tantangan untuk mempertahankan ideologi ini,” ujar Denny.

    Ia menilai perkembangan zaman menjadi salah satu tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Perubahan sosial dan kemajuan teknologi, kata dia, harus dihadapi dengan tetap menjadikan Pancasila sebagai pijakan dalam bersikap dan mengambil keputusan.

    Karena itu, Denny meminta seluruh ASN Kaltara mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    “Tantangan ideologi Pancasila sebagai identitas bangsa saat ini adalah perkembangan zaman. Maka dari itu, saya berpesan untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam bertindak dan menjalani kehidupan. Nilai-nilai Pancasila harus senantiasa tergambar dalam etos kerja sehari-hari,” tegasnya.

    Menurut Denny, pengamalan Pancasila di lingkungan pemerintahan dapat diwujudkan melalui hal-hal yang konkret. Di antaranya menjaga kedisiplinan, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan pelayanan yang adil dan terbaik kepada masyarakat.

    Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Siap Serap 120 Ribu Ton Gabah Petani Kaltara

    Ia juga mengingatkan posisi Kaltara sebagai daerah perbatasan memiliki arti strategis bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kondisi tersebut menuntut ASN tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

    “Semangat kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian dari keseharian kita sebagai ASN,” pesannya.

    Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kinerja, integritas, kedisiplinan, dan pelayanan publik.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU