spot_img
More
    spot_img

    Gubernur Kaltara Buka Turnamen Futsal Santri, 10 Pemain Terbaik Bakal Dibawa ke Jakarta

    WARTA, TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) tak hanya menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga mendorong lahirnya santri berprestasi di bidang olahraga. Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., membuka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren se-Kaltara di Brezzy Futsal, Sabtu (10/10).

    Menariknya, turnamen ini tak sekadar menjadi ajang adu kemampuan antarsantri. Sebanyak 10 pemain terbaik akan dipilih untuk mewakili Kaltara dalam kompetisi tingkat nasional di Jakarta.

    Gubernur Zainal mengatakan, santri masa kini harus mampu mengembangkan diri secara menyeluruh, tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kesehatan jasmani, karakter tangguh, jiwa kepemimpinan, dan semangat berprestasi.

    “Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 ini mengusung tema ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’. Santri tidak cukup hanya memiliki kemampuan mumpuni dalam bidang ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kesehatan jasmani, karakter yang tangguh, jiwa kepemimpinan, serta semangat untuk terus berprestasi,” ujar Zainal.

    Ia mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini menjadi wadah positif bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas.

    Zainal juga meminta panitia bersama tim pemandu bakat menyeleksi 10 pemain terbaik yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi untuk melangkah ke kompetisi nasional di Jakarta.

    Kesempatan tersebut diharapkan dapat memotivasi para santri untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Dengan demikian, pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang tumbuhnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

    Di sisi lain, Gubernur mengingatkan bahwa tujuan turnamen bukan semata-mata meraih kemenangan. Lebih dari itu, kompetisi ini diharapkan mempererat persaudaraan antarpesantren di Kaltara.

    Baca Juga:  Antrean BBM Makan Dua Lajur, Dishub Kaltara Turun Tertibkan SPBU Sengkawit

    Ia meminta wasit dan seluruh perangkat pertandingan menjalankan tugas secara adil dan objektif. Sementara kepada para pemain, ia berpesan agar bertanding dengan jujur, menghormati lawan, dan menjaga kebersamaan.

    “Kemenangan dan menjadi juara adalah tujuan, tetapi kejujuran dan persaudaraan adalah yang utama. Jadilah santri yang amanah dan berintegritas,” tegasnya.

    Usai membuka turnamen, Zainal bersama sejumlah kepala perangkat daerah turut meramaikan pertandingan eksibisi melawan tim Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kaltara.

    Melalui turnamen ini, Pemerintah Provinsi Kaltara berharap para santri semakin termotivasi mengembangkan potensi, memperkuat karakter, serta membawa nama daerah ke tingkat nasional. Semangat Hari Santri pun diharapkan terus tumbuh melalui generasi muda yang religius, sehat, sportif, dan siap berkontribusi bagi bangsa.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU