WARTA, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menegaskan komitmennya untuk menekan angka inflasi di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang akan diambil adalah memperkuat komunikasi dan koordinasi antarinstansi terkait serta mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga di daerah masing-masing.
“Kami akan berupaya menekan inflasi di Kalimantan Utara dengan memperkuat komunikasi antarinstansi dan mendorong partisipasi aktif dari pemerintah kabupaten/kota. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah penyediaan subsidi, termasuk menggelar pasar murah serta melakukan pengecekan harga langsung ke pasar-pasar,” ungkap Zainal pada Kamis (6/3).
Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif seluruh kabupaten dan kota dalam upaya pengendalian inflasi. “Saya berharap lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara turut berperan aktif, jangan hanya provinsi saja. Peran kabupaten/kota sangat krusial untuk menjaga inflasi tetap terkendali,” tambahnya.
Selain itu, Gubernur Zainal mengungkapkan bahwa masalah konektivitas antarwilayah juga menjadi salah satu tantangan utama, khususnya di Kabupaten Nunukan dan Malinau. Infrastruktur transportasi yang belum optimal, terutama saat musim hujan, sering kali menghambat distribusi barang dan jasa, yang berpotensi memicu kenaikan harga.
“Tahun ini, kami telah berupaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama di musim hujan. Ini adalah bagian dari jalan negara yang terus kami koordinasikan dengan pemerintah pusat untuk segera dianggarkan,” tutupnya.