WARTA, JAKARTA — Vadel Badjideh, yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan anak di bawah umur dan aborsi dengan korban Lolly, menunjukkan sikap yang tak terduga. Alih-alih menangis atau panik, ia justru meminta waktu untuk merokok setelah mengetahui statusnya sebagai tersangka.
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan resmi menetapkan Vadel sebagai tersangka pada Kamis, 13 Februari 2025. Kuasa hukum Vadel, Razman Nasution, mengungkapkan bahwa meski diperiksa berjam-jam, Vadel tetap menunjukkan ketenangan yang luar biasa.
“Vadel bilang dengan tenang, ‘Oke Om, kalau memang saya tersangka dan saya ditahan, kasih saya waktu merokok sebentar.’ Setelah itu, dia benar-benar merokok,” jelas Razman kepada awak media.
Vadel Tetap Tenang dan Tak Menangis
Meski harus menjalani penahanan selama 20 hari, Vadel tetap terlihat santai. Razman menyebut, “Dia cuma minta merokok, tidak menangis atau cemas.” Bahkan, saat diminta untuk menahan diri, Vadel tidak menunjukkan kegelisahan, hanya meminta waktu sejenak untuk merokok sebelum melanjutkan proses hukum.
Sikap Vadel yang tenang ini membuat banyak orang terkejut, mengingat kasus yang sedang dihadapinya sangat serius. Razman pun menenangkan kliennya, “Saya bilang, kamu tenang saja, istirahat yang baik, dan jalani proses hukum dengan sabar.”
Dukungan Keluarga yang Kuat
Dalam proses ini, keluarga Vadel juga menunjukkan dukungan penuh. Ayah dan saudaranya hadir di lokasi untuk memberikan semangat. Razman juga mengungkapkan, meski situasi semakin rumit, ia tidak berniat untuk mundur.
“Pak Umar (ayah Vadel) dan Martin (saudara Vadel) ada di sana. Kenapa saya tidak mundur? Karena saya tahu, Lolly tidak pernah bercerita seperti itu, dan saya percaya dengan penjelasan yang diberikan,” kata Razman.
Kini, perhatian publik tertuju pada kelanjutan kasus ini, yang melibatkan Nikita Mirzani sebagai pelapor. Proses hukum masih berjalan, dan Vadel Badjideh harus menghadapi konsekuensi hukum atas tuduhan yang dihadapinya.