WARTA, JAKARTA – Guru honorer di Indonesia kini bisa mendapatkan bantuan langsung sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, yang akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing. Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar di tanah air.
Dalam rapat dengan DPD RI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa salah satu strategi utama yang tengah dijalankan adalah peningkatan efisiensi dalam pembayaran tunjangan profesi guru (TPG). Skema baru ini memungkinkan pembayaran tunjangan dilakukan langsung ke rekening guru, tanpa melalui perantara atau birokrasi yang berbelit-belit.
“Kami sedang mengusahakan agar tunjangan profesi dibayar langsung ke rekening guru. Ini sudah dibahas dengan Menteri Keuangan dan disetujui, saat ini sedang dalam tahap verifikasi data,” ungkap Abdul Mu’ti pada Selasa (4/2).
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi hambatan administratif dan memastikan bahwa bantuan serta tunjangan profesi diterima tepat waktu dan tanpa potongan.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada guru honorer yang belum memperoleh tunjangan sertifikasi. Untuk itu, Kemendikdasmen sedang menyusun skema bantuan yang akan diberikan langsung ke rekening guru honorerdengan besaran antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan.
Dengan adanya inisiatif ini, pemerintah berharap dapat membantu meringankan beban guru honorer dan memotivasi mereka untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan Indonesia.