WARTA, TARAKAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tarakan telah dimulai sejak Senin, 17 Februari 2025. Pendistribusian menu bergizi ini dilakukan bekerja sama dengan mitra, dan di wilayah Tarakan Utara, Yayasan Hidup Berbagi Kasih menjadi pihak yang bertanggung jawab untuk distribusinya.
Namun, ada hal yang sedikit berbeda pada menu yang disajikan kepada peserta didik. Menu tersebut tidak menyertakan susu. “Susu tidak ada dalam menu di sini. Di beberapa daerah di Jawa, susu digunakan dalam uji coba mereka karena adanya peternakan sapi di sana, namun kami tidak menggunakan susu dalam kemasan botol,” jelas Yavetro Nandis, Sekretaris Yayasan Hidup Berbagi Kasih, pada Selasa (18/2/2025).
Menu yang diberikan setiap harinya bervariasi, tetapi semua peserta didik menerima menu yang seragam. Di Tarakan Utara, distribusi dilakukan dalam empat kloter mulai pukul 07.00 Wita hingga 12.00 Wita setiap hari.
“Kami di Yayasan Hidup Berbagi Kasih mendistribusikan sekitar 3.244 paket makanan per hari di Tarakan Utara. Kami mengantarkan makanan ini ke tujuh sekolah, dari tingkat TK hingga SMA,” tambah Yavetro.
Sekolah-sekolah yang menerima distribusi MBG di Tarakan Utara antara lain SD Negeri 050, TK Yadistra, SMA Negeri 3, SMP Negeri 9, SLB Negeri Tarakan, TK Pembina 2, dan TK Handayani 2. Proses distribusi dilakukan setiap hari Senin hingga Jumat.
“Dapur kami berada di Kelurahan Juata Kerikil RT 6. Menu yang kami sajikan disesuaikan dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN), yang mencakup nasi, lauk daging, sayur, dan buah. Semua menu ini mengandung karbohidrat, protein, serat, dan berbagai nutrisi penting lainnya,” tambahnya