More

    Kekurangan Tenaga Medis di Bulungan, Kebutuhan Dokter Gigi dan Umum Masih Tinggi

    WARTA, TANJUNG SELOR – Kabupaten Bulungan masih menghadapi kekurangan tenaga medis, khususnya dokter umum dan dokter gigi, meskipun status tenaga honorer di sektor kesehatan telah berubah menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, Imam Sujono, menegaskan bahwa perubahan status tenaga honorer menjadi PPPK tidak akan mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini terkait dengan kebijakan yang menyatakan bahwa Pegawai Tidak Tetap (PTT) bidang kesehatan kini dapat diangkat menjadi PPPK sesuai dengan kebutuhan.

    ADVERTISEMENT

    “Peningkatan status tenaga medis ini penting, namun untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, kami masih sangat membutuhkan tenaga dokter umum dan dokter gigi,” ujar Imam, Sabtu (25/1/2025).

    Imam menambahkan, berdasarkan aturan dari Kementerian PAN-RB, Dinkes tidak bisa sembarangan mengangkat tenaga medis kecuali benar-benar diperlukan untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan dua tenaga medis ini menjadi prioritas di Bulungan.

    Saat ini, sebagian besar dokter umum dan dokter gigi yang bertugas di Bulungan berstatus PTT. Namun, ada kemungkinan mereka akan berhenti dalam beberapa tahun ke depan untuk melanjutkan pendidikan spesialis atau beralih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Kami berharap bisa segera mengatasi kekurangan ini karena jumlah tenaga medis yang ada saat ini belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

    Untuk puskesmas-puskesmas di Bulungan, satu dokter gigi per puskesmas dianggap cukup, kecuali di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tanjung Selor yang membutuhkan dua dokter gigi mengingat jumlah pasien yang lebih banyak.

    ADVERTISEMENT

    Begitu pula dengan dokter umum. Kecuali di PKM Tanjung Selor, setiap puskesmas di Bulungan idealnya memiliki dua dokter umum agar pelayanan kesehatan bisa berjalan maksimal.

    Baca Juga:  DPRD Kaltara Dorong Pembentukan Perda untuk Pengelolaan Energi Daerah

    Sementara itu, kebutuhan tenaga medis di RSUD Tanjung Selor, khususnya untuk dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis, sudah cukup sesuai dengan tipe rumah sakit (RSU) kelas C.

    Meski begitu, Dinkes Bulungan masih terus berupaya untuk mengatasi kekurangan tenaga medis guna memastikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat di seluruh wilayah kabupaten ini.(*)

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU