More

    Bupati Bulungan Syarwani Dicegat Wartawan, Dikira Masinton Pasaribu

    WARTAB, YOGYAKARTA – Sejumlah wartawan yang sedang menunggu kedatangan kepala daerah di Yogyakarta International Airport (YIA) mendapati momen yang menggelitik. Ketika Bupati Bulungan, Syarwani, tiba di bandara pada Jumat pagi, ia sempat dicegat oleh awak media yang mengira dirinya adalah Masinton Pasaribu, politikus PDIP dan Bupati Tapanuli Tengah.

    Dengan penampilan mengenakan kemeja putih, topi krem, dan kacamata, Syarwani langsung menjadi sorotan. Wartawan yang mengira dirinya adalah Masinton langsung memberondong pertanyaan seputar PDIP, termasuk tentang instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

    ADVERTISEMENT

    “Pak, izin Pak, soal instruksi Bu Mega bagaimana?” tanya seorang wartawan dengan penuh semangat, dari video yang diterima tim warta melalui WA.

    Syarwani, yang tampak bingung, berusaha menjelaskan, “Oh, saya nggak ke sana,” jawabnya singkat. Namun, wartawan yang belum puas terus bertanya tentang PDIP, bahkan sempat menanyakan rencananya ke Jogja.

    “Ini mau ke Jogja, sorry, sorry,” kata Syarwani sambil berjalan, berusaha menjernihkan kebingungannya.

    Tak lama setelah itu, seorang wartawan menyadari kekeliruan mereka, “Pak Masinton?” tanyanya sambil bertanya apakah Syarwani sedang mempersiapkan retret di Akmil, Magelang.

    Dengan sabar, Syarwani akhirnya menjelaskan, “Saya bukan orang PDIP,” sambil melanjutkan langkahnya.

    ADVERTISEMENT

    Syarwani: “Saya Bukan Orang PDIP”

    Ternyata, kejadian tersebut membuat Syarwani cukup terkejut. Kepada TribunKaltara.com, ia mengatakan, “Kok informasi cepat tersebar? Iya saya juga kaget,” ujarnya lewat telepon. Bupati Bulungan ini pun merasa heran karena wartawan mengira dirinya adalah Masinton Pasaribu, padahal ia adalah Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Utara.

    Syarwani, yang kini menjabat Bupati Bulungan untuk periode 2025-2030, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan pertanyaan tentang PDIP, karena dirinya adalah seorang politikus Golkar. “Iya mas, kaget juga orang mengira saya Masinton,” tuturnya.

    ADVERTISEMENT
    Baca Juga:  Pemprov Kaltara Tegaskan Komitmennya Angkat CPNS dan PPPK Setelah Putusan Pemerintah Pusat

    Karier Politik Syarwani

    Bupati Bulungan yang lahir di Tanjung Palas ini memulai karier politiknya pada 1999 sebagai Sekretaris PAC Partai Golkar di Tanjung Palas, dan juga sebagai anggota DPRD Bulungan. Setelah terpilih kembali pada 2004 dan 2009 sebagai anggota DPRD, Syarwani juga menjabat Wakil Ketua DPRD Bulungan.

    Syarwani kemudian terpilih sebagai Ketua DPRD Bulungan pada 2014, sebelum akhirnya memutuskan untuk maju sebagai Bupati Bulungan pada Pilkada 2020. Berpasangan dengan Ingkong Ala, ia berhasil terpilih menjadi Bupati Bulungan untuk periode pertama. Pada Pilkada 2024, ia kembali terpilih sebagai Bupati Bulungan, berpasangan dengan Kilat.

    Dengan segudang pengalaman politik, Syarwani tetap teguh dengan komitmennya untuk membangun Bulungan, meskipun kejadian kecil di Bandara YIA ini menjadi bahan pembicaraan.

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img