More

    Efisiensi Anggaran, MU Batasi Makan Siang dan PHK Ratusan Karyawan

    WARTA, JAKARTA – Manchester United (MU) tengah merencanakan efisiensi anggaran besar-besaran yang akan berdampak pada beberapa kebijakan internal klub, termasuk pembatasan makan siang gratis untuk staf dan PHK ratusan karyawan.

    Menurut laporan dari jurnalis Italia, Fabrizio Romano, MU telah mengumumkan langkah-langkah efisiensi yang akan diambil, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 150 hingga 200 staf. Klub beralasan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk memperbaiki kondisi keuangan dan meningkatkan efisiensi operasional mereka.

    ADVERTISEMENT

    “Manchester United akan merestrukturisasi perusahaannya untuk memperkuat keberlanjutan keuangan dan efisiensi operasional,” demikian bunyi pernyataan resmi MU yang dikutip dari akun Fabrizio Romano.

    Langkah-langkah tersebut dimaksudkan untuk memulihkan profitabilitas klub setelah mengalami kerugian selama lima tahun berturut-turut sejak 2019. MU berharap dengan kebijakan ini, mereka dapat menciptakan landasan keuangan yang lebih kokoh, yang nantinya akan mendukung investasi untuk peningkatan tim sepak bola pria dan wanita, serta infrastruktur klub.

    Selain PHK, MU juga mengubah kebijakan makan siang di kafetaria klub. Layanan makan siang gratis kini dibatasi hanya untuk pemain tim utama, sementara staf lainnya hanya dapat memilih menu terbatas berupa sup dan sandwich. Kebijakan ini juga mempengaruhi pelatih dan analis tim.

    Sebagai bagian dari upaya efisiensi, MU juga memutuskan untuk tidak menggelar pesta Natal yang sudah menjadi tradisi, menaikkan harga tiket pertandingan, dan mengurangi dana untuk kegiatan amal yang berfokus pada mantan pemain klub.

    Pelatih MU, Ruben Amorim, menanggapi langkah-langkah tersebut dengan hati-hati, menyatakan bahwa klub harus berhati-hati dalam melakukan transfer pemain agar tidak mengulang kesalahan yang sama di masa lalu.

    ADVERTISEMENT

    “Klub ini membutuhkan waktu, kami ingin berhati-hati dengan transfer pemain dan tidak mengulangi kesalahan masa lalu,” ujar Amorim.

    Baca Juga:  Optimalkan Anggaran, Bupati Irwan Sabri Pimpin Rapat Efisiensi di Nunukan

    Dengan langkah-langkah ini, MU berharap bisa memperbaiki keadaan keuangan mereka dan kembali ke jalur prestasi dalam waktu dekat.

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img