WARTA, NUNUKAN – Bupati terpilih H. Irwan Sabri berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan program-program unggulan Kabupaten Nunukan meskipun ada tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
Kebijakan ini mencakup penataan anggaran Belanja dan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
“Tentu, kami sebagai kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, wajib mengikuti Inpres tersebut. Kami memahami bahwa ada pemotongan anggaran dalam beberapa sektor,” kata Irwan Sabri.
Sebagai langkah tindak lanjut, Irwan bersama Wakil Bupati terpilih Hermanus dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) akan segera membahas langkah-langkah pemangkasan anggaran sesuai dengan instruksi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan merupakan keputusan pribadi mereka, melainkan sebuah perintah yang harus dipatuhi demi kepentingan nasional.
Inpres tersebut menyarankan pengurangan anggaran untuk kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung atau output yang terukur, seperti acara seremonial, studi banding, atau publikasi. Namun, meski ada penyesuaian, Irwan menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada 17 program unggulan yang bertujuan mendorong perubahan signifikan di Kabupaten Nunukan.
17 Program Unggulan Bupati Terpilih
Irwan memaparkan beberapa program prioritas yang akan tetap menjadi fokus pemerintahannya, antara lain:
- Ketersediaan Air Bersih dan Listrik di seluruh wilayah Nunukan.
- Pembangunan Infrastruktur Jalan, termasuk 100 km jalan tani per tahun dan 50 km jalan penghubung kecamatan dan desa.
- Peningkatan Akses Pendidikan, dengan menyediakan seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP di tahun pertama.
- Program Beasiswa untuk siswa dan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu di Nunukan.
- Peningkatan Kualitas Kesehatan, dengan memastikan ketersediaan tenaga medis dan dokter spesialis di rumah sakit setempat.
- Pertanian dan Perikanan, termasuk pemberian bantuan bibit, pupuk, serta alat pertanian dan perikanan secara gratis.
- Pemberdayaan UMKM, melalui bantuan modal dan pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha kecil, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Selain itu, program berbasis teknologi akan diperkenalkan, seperti penyediaan layanan internet melalui Starlink untuk sekolah-sekolah yang sulit dijangkau koneksi internet.
Tantangan Efisiensi Anggaran
Meskipun kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan tersendiri, Irwan menegaskan bahwa pemangkasan ini tidak akan menghalangi pemerintahannya dalam mewujudkan perubahan nyata. Ia mengharapkan, meskipun terdapat pemotongan, program-program unggulan seperti pembangunan jalan tani dan penyediaan seragam sekolah gratis tetap dapat berjalan sesuai rencana.
“Memang ada penyesuaian, namun kami akan tetap memprioritaskan 17 program unggulan ini. Kami akan menyelaraskan dengan kebijakan efisiensi anggaran dan berupaya merealisasikannya secepat mungkin. Program seperti pembangunan jalan tani dan seragam sekolah gratis, Insya Allah, akan mulai berjalan tahun ini,” tegas Irwan.
Dengan semangat ini, Irwan Sabri dan Hermanus siap melangkah maju untuk membawa Kabupaten Nunukan ke arah yang lebih baik, meski dalam situasi efisiensi anggaran yang menantang.