More

    Tugu Lemlai Suri Resmi Jadi Landmark Baru Tanjung Selor

    WARTA, TANJUNG SELOR – Setelah melalui berbagai tahap pembangunan, Tugu Lemlai Suri di Tanjung Selor akhirnya resmi diresmikan. Meskipun sempat mengalami penundaan hingga melampaui waktu kontrak yang seharusnya selesai pada Desember 2024, pembangunan tugu ini kini rampung dan siap menjadi kebanggaan baru Kabupaten Bulungan.

    Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan bahwa pembangunan Tugu Lemlai Suri yang sempat tertunda, akhirnya dapat diselesaikan pada bulan kedua tahun 2025. “Ada beberapa bagian yang memang memerlukan penyelesaian lebih teliti, sehingga baru sekarang kami bisa meresmikan tugu ini,” ujar Syarwani, Kamis (13/2/2025).

    ADVERTISEMENT

    Lebih lanjut, Syarwani menegaskan bahwa pemugaran tugu ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk mengabadikan simbol penting dari Kabupaten Bulungan. Tugu ini pertama kali dibangun pada tahun 1995, dan kini dihadirkan kembali dengan bentuk yang lebih megah.

    “Pemugaran ini bukan untuk menghapus apa yang telah dibangun sebelumnya, melainkan untuk memperkuat dan melestarikan Tugu Lemlai Suri sebagai bagian dari sejarah Kabupaten Bulungan,” tambahnya.

    Tugu Lemlai Suri kini menjulang setinggi 24 meter, dengan patung dan telur yang terbuat dari perunggu seberat 600 kilogram. Proyek ini ditangani oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Bulungan.

    Syarwani juga menanggapi isu yang sempat viral di media sosial mengenai apakah patung Putri Lemlai Suri terlihat ‘berkilau’ atau tidak. Ia menegaskan bahwa pihak DPRKPP telah berusaha maksimal untuk mempercantik tugu tersebut. “Tidak ada yang bisa memastikan bagaimana wujud asli Putri Lemlai Suri, yang ada hanya interpretasi subjektif kita terhadapnya,” ujarnya.

    Ke depan, Tugu Lemlai Suri diharapkan menjadi simbol baru bagi Tanjung Selor dan memberikan semangat positif bagi masyarakat Kabupaten Bulungan. Bupati mengajak warga untuk mulai mengenal dan menyebut tugu ini dengan nama yang lebih tepat, bukan lagi sebagai “Tugu Telur Pecah”, karena tidak ada kaitannya dengan telur pecah dalam sejarah daerah ini.

    ADVERTISEMENT
    Baca Juga:  Gladi Bersih Pelantikan Kepala Daerah, Zainal-Ingkong Sapa Media dengan Salam Kaltara di Hati

    “Kami ingin agar Tugu Lemlai Suri menjadi simbol kebanggaan dan identitas baru bagi Tanjung Selor,” tutup Syarwani.

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img