WARTA, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kalimantan Utara (Kaltara), Yosua Batara Payangan, S.T., M.Si., mewakili Gubernur Kaltara, membuka acara Sosialisasi Kegiatan Survei Seismik 3D Lepas Pantai di Wilayah Kerja (WK) Akia Provinsi Kaltara pada Rabu (12/3). Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Gadis 2 dan bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait potensi dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), khususnya minyak dan gas bumi (Migas), guna mendukung pembangunan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltara.
Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Matang
Yosua menegaskan bahwa pengelolaan SDA, termasuk sektor migas, harus dilakukan dengan pertimbangan matang dan memerlukan data yang akurat. “Kegiatan survei seismik 3D ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi sumber daya migas di lepas pantai Kaltara. Informasi yang diperoleh akan menjadi referensi penting dalam perencanaan dan pengelolaan yang berkelanjutan demi kepentingan bersama,” ujar Yosua.
Sosialisasi untuk Transparansi dan Pemahaman Bersama
Sosialisasi ini juga berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat, mengenai tahapan yang akan dilakukan. Yosua mengingatkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi secara terbuka dan jelas kepada peserta. “Melalui sosialisasi ini, seluruh informasi dan hal-hal yang perlu disampaikan dapat diterima secara transparan oleh semua pihak,” tambahnya.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Provinsi Kaltara
Yosua juga mengajak seluruh perangkat daerah Pemprov Kaltara untuk mendukung pelaksanaan survei ini dengan penuh komitmen. “Mari kita bekerja sama dengan baik antara pemerintah, SKK Migas, KKKS Armada Akia B.V, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya. Dengan sinergi ini, kita dapat mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi Kaltara,” ujarnya.
Survei seismik 3D ini diharapkan dapat membuka potensi besar di sektor migas yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltara, serta memperkuat pengelolaan SDA secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.