WARTA, TANA TIDUNG – Suasana pagi di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, mendadak mencekam ketika si jago merah melalap habis sebuah rumah kayu di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/1). Rumah milik Fatimah, atau yang akrab disapa Acil Pat, hangus dalam hitungan menit, menyisakan kepulan asap tebal yang menyelimuti langit desa.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.00 WITA itu memicu kepanikan warga. Tim pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tana Tidung segera bergerak setelah menerima laporan pukul 09.01 WITA. “Kami tiba di lokasi hanya empat menit setelah laporan masuk. Namun, api sudah membesar dan hampir menguasai seluruh bangunan,” ungkap Ali Sadikin, Kepala Sub Bidang Pemadam Kebakaran DPKP.
Dalam operasi pemadaman, tim mengerahkan dua unit fire truck, tiga mobil suplai, dan 45 personel yang terbagi dalam enam regu. Setelah berjibaku hampir satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.30 WITA.
Kerugian Material dan Penyelamatan
Meski tidak ada korban jiwa, lima penghuni rumah, termasuk dua orang dewasa dan tiga anak-anak, harus kehilangan tempat tinggal. “Beberapa dokumen penting, perabotan rumah tangga, dan satu unit sepeda motor turut menjadi korban,” tambah Ali.
Penyebab Masih Misterius
Hingga kini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui sumber api. “Kami mengapresiasi kerja keras tim di lapangan, termasuk dukungan dari masyarakat, TNI, dan Polri yang ikut membantu proses pemadaman,” ujar Ali.
Pengingat Penting
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama bagi rumah berbahan kayu yang mudah terbakar. Warga diimbau untuk memastikan keamanan instalasi listrik dan menyimpan barang-barang mudah terbakar dengan hati-hati.
Sebagai catatan, kebakaran ini bukan hanya menghanguskan satu rumah, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kerja sama dalam menghadapi bencana