WARTA, JAKARTA — Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, tampaknya sudah cukup kecewa dengan performa Marcus Rashford. Hal ini terlihat dari keputusan Amorim yang kembali mencoret penyerang asal Inggris tersebut dari skuad saat MU mengalahkan Fulham 1-0 di Craven Cottage, London, Minggu (26/1).
Rashford, yang sudah tidak bermain sejak kemenangan MU atas Viktoria Plzen di Liga Europa pada 12 Desember lalu, hanya sekali masuk skuad sejak saat itu, yakni pada pertandingan melawan Newcastle pada 30 Desember. Namun, saat melawan Fulham, Rashford kembali tidak ada dalam daftar pemain yang dipanggil.
Menurut Amorim, alasan utama pencoretan Rashford adalah ketidakseriusan sang pemain dalam latihan. Ia menekankan pentingnya dedikasi dan konsistensi dalam latihan sebagai syarat untuk mendapatkan kesempatan bermain.
“Alasannya selalu sama, yakni latihan. Saya menilai apa yang dilakukan pemain dalam latihan, dalam kehidupan sehari-hari, dan setiap detail yang mereka tunjukkan,” ujar Amorim dalam wawancara pasca pertandingan, seperti dilansir dari MEN. “Jika keadaan tidak berubah, saya tidak akan berubah. Semua pemain diperlakukan sama. Jika Anda memberikan yang terbaik, jika Anda melakukan hal yang benar, kami akan menggunakan Anda.”
Amorim menambahkan bahwa meskipun MU kekurangan kecepatan dalam permainan mereka tanpa Rashford, ia lebih memilih untuk memainkan pelatih kiper MU yang berusia 63 tahun, Jorge Vital, daripada menurunkan pemain yang dinilai tidak maksimal dalam latihan.
“Kita bisa melihat di bangku cadangan hari ini, kita kekurangan sedikit kecepatan untuk mengubah permainan. Tapi saya lebih suka begitu,” ungkap Amorim. “Saya akan memasukkan Vital sebelum memasukkan pemain yang tidak memberikan yang terbaik setiap hari.”
Sejak keputusan Amorim ini, banyak spekulasi yang berkembang mengenai masa depan Rashford di Old Trafford. Beberapa klub besar seperti Barcelona, AC Milan, dan Borussia Dortmund kabarnya tertarik meminjamnya di bursa transfer paruh musim ini.