WARTA, TANJUNG SELOR – Perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang memperindah dan menyatukan. Hal inilah yang menjadi inti pesan Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, S.KM., M.AP., dalam Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Kerukunan Pebeka Tawai Dayak Kenyah Lepo’ Tau yang digelar di Gedung Wanita, Kamis malam (13/2).
Pollymaart menekankan pentingnya kerukunan antar umat beragama, khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara). Ia mengapresiasi upaya Kerukunan Pebeka Tawai dalam membangun keharmonisan sosial yang menjadi cerminan toleransi di provinsi ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, kami mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2025. Semoga Tuhan senantiasa menyertai kita semua,” kata Pollymaart saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara.
Menurutnya, Natal adalah momen penuh syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang lalu, memberikan hikmat, sukacita, dan rahmat. “Natal adalah wujud cinta kasih yang harus terus kita pelihara dan sebarkan kepada sesama,” ujar Pollymaart, mengingatkan pentingnya berbagi semangat kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Marilah sekarang kita pergi ke Bethlehem,” Pollymaart mengajak umat Kristiani untuk merenungkan kehadiran Tuhan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa. “Mari kita jadikan perayaan ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, teman, dan sesama, serta meningkatkan rasa persaudaraan di mana pun kita berada,” ajaknya.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan ini, Pollymaart menegaskan bahwa Pemprov Kaltara berkomitmen untuk terus menjaga dan memupuk kedamaian, toleransi, dan keharmonisan. “Terima kasih atas terselenggaranya perayaan ini. Semoga seluruh masyarakat, khususnya suku Dayak dalam Kerukunan Pebeka Tawai Dayak Kenyah Lepo’ Tau, dapat bersatu membangun Kaltara menuju kesejahteraan yang lebih baik dalam lima tahun ke depan,” pungkasnya.
Hadir dalam perayaan Natal ini, Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala, S.E., M.Si., Ketua Pengadilan Tinggi Kaltara Drs. Arifin, S.H., M.Hum., serta unsur forkopimda provinsi dan kabupaten Bulungan. Tak ketinggalan, perwakilan dari gereja-gereja di Tanjung Selor dan sekitarnya turut memeriahkan acara tersebut.