WARTA, TANJUNG SELOR — Suasana Ramadan 1446 Hijriah di Tanjung Selor, Bulungan, terasa begitu hangat dan penuh makna. Kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bulungan, Polda Kalimantan Utara (Kaltara), dan berbagai organisasi media menghadirkan aksi sosial yang menyentuh hati.
Di sore yang penuh berkah menjelang waktu berbuka puasa, sebanyak seratus paket takjil dibagikan kepada para pekerja informal – mulai dari tukang ojek, operator kapal penyeberangan tradisional, buruh, hingga pengguna jalan yang melintas di kawasan dermaga penyeberangan Tanjung Selor-Tanjung Palas, Jalan Jenderal Sudirman.
Wajah-wajah lelah mendadak cerah, seakan menemukan oase di tengah dahaga.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak,” ujar seorang tukang ojek dengan senyuman.
Namun, aksi ini tidak berhenti di sana. PWI Bulungan dan personel Polda Kaltara juga mengunjungi Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Rita Walidah Aisyiyah. Panti yang telah berdiri sejak 2018 ini, meskipun sering berpindah tempat, tetap teguh menjadi rumah bagi puluhan anak yatim dan anak terlantar dari jenjang TK hingga SMA.
“Kami sangat terharu dengan kunjungan ini. Anak-anak di sini sangat membutuhkan perhatian dan dukungan,” ujar Afrida, Bendahara Panti, dengan mata berkaca-kaca.
Meski panti ini sederhana, terbuat dari kayu dengan kamar-kamar kecil dan tempat tidur seadanya, semangat anak-anak untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an tetap berkobar. Dalam keterbatasan, mereka terus berprestasi dan mengukir senyuman.
“Semoga kehadiran PWI dan polisi bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak di sini. Kami berharap kunjungan ini bisa memberikan semangat baru bagi mereka,” ungkap Fathu Rizqil Mufid, Ketua PWI Bulungan, di sela-sela kegiatan.
Bantuan sembako juga diserahkan, menambah kebahagiaan di panti tersebut.
“Kami tidak melihat besar kecilnya bantuan, tetapi perhatian yang diberikan. Terima kasih banyak,” kata Afrida, penuh rasa terima kasih.
Aksi sosial ini lebih dari sekadar berbagi materi. Ini adalah tentang berbagi kebahagiaan, harapan, dan kepedulian. Di bulan suci Ramadan, PWI Bulungan dan Polda Kaltara telah menunjukkan bahwa kepedulian adalah bahasa universal yang mampu menghangatkan hati setiap insan.