WARTA, TARAKAN — Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, menegaskan bahwa proses pembelajaran di sekolah-sekolah di Tarakan akan tetap berjalan selama bulan Ramadan 1446 H/2025 M. Meskipun ada penyesuaian di awal bulan puasa, pembelajaran akan tetap berlangsung tanpa libur.
Hal ini mengacu pada Surat Edaran Bersama yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri, yang mengatur tentang pembelajaran selama bulan Ramadan. Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2025 ini mengatur jadwal libur dan pembelajaran yang berlaku untuk sekolah, madrasah, dan guru di seluruh Indonesia.
“Selama Ramadan, tidak ada istilah libur. Memang ada beberapa hari, mulai 27 Februari hingga 5 Maret, di mana anak-anak diminta untuk belajar mandiri, baik di rumah, di tempat ibadah, atau di lingkungan masyarakat,” ujar Tamrin Toha dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (24/1/2025).
Namun, ia melanjutkan, mulai tanggal 6 hingga 25 Maret, kegiatan pembelajaran akan kembali dilaksanakan seperti biasa di sekolah-sekolah, ditambah dengan program-program khusus yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan siswa, baik yang beragama Islam maupun non-Islam.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama untuk merancang program-program rohani khusus bagi siswa Muslim selama Ramadan, seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, atau kajian Islam di sekolah,” jelasnya.
Selain itu, siswa non-Muslim juga diberi kesempatan untuk mendalami ajaran agama mereka masing-masing selama bulan suci ini, sehingga semua siswa dapat merasakan pengalaman spiritual yang sesuai dengan keyakinan mereka.
Tak hanya itu, Tamrin menambahkan bahwa sekolah-sekolah akan tetap beroperasi secara normal hingga libur Idul Fitri pada 26 Maret hingga 8 April 2025. Cuti bersama selama periode tersebut akan memberikan kesempatan bagi siswa dan tenaga pendidik untuk merayakan Lebaran dengan keluarga.
Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan proses pembelajaran tetap berjalan lancar, sambil memberikan ruang bagi siswa untuk meningkatkan nilai-nilai spiritualitas mereka di bulan Ramadan.