WARTA, TANJUNG SELOR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, siap diimplementasikan di Kalimantan Utara (Kaltara). Meski masih dalam tahap koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program ini.
“Kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi program Pemerintah Pusat. Tugas kita sebagai perpanjangan tangan pusat adalah memastikan program ini berjalan dengan baik di daerah,” ujar Zainal pada Kamis (16/1).
Salah satu tantangan utama program ini adalah anggaran yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, yakni Rp10.000 per porsi. Zainal mengakui bahwa nominal ini mungkin tidak cukup untuk menyediakan makanan bergizi berkualitas, terutama di wilayah seperti Kaltara.
“Kita lihat nanti seperti apa solusinya. Mudah-mudahan, kita bisa carikan anggaran tambahan untuk mendukung program ini agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” janjinya.
Pemprov Kaltara juga siap mengikuti arahan terkait siapa yang akan ditunjuk sebagai penanggung jawab program di tingkat provinsi. “Yang penting, program ini terlaksana dengan baik. Siapapun yang ditunjuk, kami dukung sepenuhnya,” tambah Zainal.
Sebagai langkah awal, komunikasi intensif terus dilakukan antara Pemprov Kaltara dan BGN untuk memastikan program MBG dapat segera terealisasi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui asupan makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.
Zainal optimistis dengan tambahan dukungan anggaran dari Pemprov, program ini bisa berjalan lebih maksimal. “Ini adalah upaya kita bersama untuk mendukung masyarakat Kaltara mendapatkan akses gizi yang lebih baik,” tutupnya.
Masyarakat Kaltara pun menyambut positif program ini, sembari menanti langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi tantangan anggaran.