More

    Program “Dokter Terbang” Kaltara Tetap Berlanjut Tahun Ini

    WARTA, TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan bahwa program Dokter Terbang akan tetap berjalan pada tahun ini dengan anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Program ini akan terus menyasar wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK), khususnya di wilayah Nunukan dan Malinau, yang sering kali terisolasi dari fasilitas kesehatan yang memadai.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman, mengatakan bahwa program ini telah menjadi solusi efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah perbatasan.

    ADVERTISEMENT

    Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan menunjukkan betapa pentingnya kehadiran dokter spesialis di daerah-daerah tersebut.

    “Program ini memberikan akses langsung kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dari dokter spesialis, seperti spesialis penyakit dalam dan spesialis anak, serta spesialis yang sangat dibutuhkan di wilayah perbatasan,” jelas Usman.

    Selain itu, dokter spesialis mata juga akan dilibatkan dalam program ini. “Kami akan melihat terlebih dahulu minat masyarakat terhadap layanan spesialis mata. Jika permintaannya tinggi, kami akan terus melibatkan dokter mata di masa mendatang,” tambahnya.

    Program Dokter Terbang merupakan salah satu program unggulan dari Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah yang paling membutuhkan. Dengan adanya program ini, diharapkan kesenjangan pelayanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan perbatasan dapat diminimalisir.

    Dengan anggaran yang cukup besar, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang berada di daerah yang sulit dijangkau oleh fasilitas kesehatan tetap. Pemprov Kaltara berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik kepada warganya, terutama yang berada di daerah terpencil dan perbatasan.

    Baca Juga:  Kekurangan Tenaga Medis di Bulungan, Kebutuhan Dokter Gigi dan Umum Masih Tinggi

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img