WARTA, TARAKAN — Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai berhasil menunjukkan langkah nyata dalam merealisasikan janji politik mereka yang prorakyat. Hal ini diungkapkan oleh Hj. Rahmawati Zainal Paliwang, anggota DPR RI Fraksi Gerindra, dalam evaluasi terhadap 100 hari pertama pemerintahan pasangan pemimpin tersebut.
Rahmawati menyebut bahwa kebijakan yang telah diambil menjadi “tanda jadi” atau bukti keseriusan pemerintah terhadap komitmen mereka, meski waktu yang tersedia sangat terbatas. Beberapa kebijakan strategis telah diluncurkan, meski menghadapi tantangan geopolitik dan tekanan ekonomi global.
Tujuh Kebijakan Utama Prorakyat
- Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025
Pemerintah menaikkan UMP sebesar 6,5% pada November 2024, yang disambut positif oleh kalangan pekerja. - Penyesuaian Pajak Barang Mewah
Prabowo-Gibran memutuskan hanya menaikkan PPN secara selektif untuk barang mewah, sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat. - Penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)
Biaya rata-rata yang harus dibayarkan jemaah pada musim haji 2025 diturunkan menjadi Rp 55,43 juta, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. - Kenaikan Harga Jual Gabah
Harga jual gabah dinaikkan dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram untuk melindungi pendapatan petani, sekaligus menjaga stabilitas harga beras. - Pembatasan Impor Komoditas Strategis
Kebijakan pembatasan impor jagung, gula, garam, dan beras bertujuan mendukung kedaulatan pangan serta melindungi petani lokal. - Stimulus Ekonomi Rp 38,6 Triliun
Stimulus ini mencakup bantuan beras, diskon listrik, insentif pajak, dan pembebasan PPh untuk UMKM, guna meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. - Program Makan Bergizi Gratis
Program ini menyasar pelajar sebagai upaya membangun generasi emas 2045. Meski implementasinya belum merata, program ini mulai dirasakan manfaatnya di berbagai daerah.
Komitmen Jangka Panjang
Rahmawati berharap jajaran pembantu presiden, termasuk para menteri dan kepala badan, dapat menyesuaikan diri dengan visi dan misi Prabowo-Gibran. Ia juga menegaskan bahwa sebagai anggota DPR RI, dirinya akan terus mengawal kebijakan ini agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, terutama di Kalimantan Utara.
Kebijakan-kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintahan Prabowo-Gibran kepada rakyat, sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam menciptakan perubahan yang konkret.