WARTA, JAKARTA – Pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2025 dapat dimulai pada April setelah Lebaran, namun hal tersebut masih tergantung pada kesiapan setiap instansi pemerintah yang terlibat.
Seperti yang sudah diketahui, pemerintah telah mempercepat jadwal pengangkatan CASN yang awalnya direncanakan pada Oktober 2025, kini dipercepat dan ditargetkan selesai paling lambat Juni 2025. Sementara itu, pengangkatan PPPK tahap I dan II ditargetkan akan selesai pada Oktober 2025.
Syarat Agar Pengangkatan CASN Bisa Dilakukan Lebih Cepat
Namun, dengan adanya perubahan jadwal ini, muncul pertanyaan mengenai status para calon ASN selama masa tunggu pengangkatan. Pasalnya, ada rentang waktu yang cukup panjang antara pengumuman kelulusan dan pelaksanaan pengangkatan, yaitu tiga bulan untuk CASN dan tujuh bulan untuk PPPK.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menjelaskan bahwa selama masa tunggu tersebut, setiap instansi pemerintah akan memiliki peran dalam persiapan pengangkatan CASN. Apabila suatu instansi sudah siap lebih awal, pengangkatan CASN bisa dimulai pada April atau setelah Lebaran.
“Jika suatu instansi sudah siap lebih cepat, pengangkatan CASN bisa dilakukan mulai April. Namun, jika masih membutuhkan waktu lebih lama, mereka dapat memanggil calon ASN terlebih dahulu untuk memberikan arahan atau pembekalan sebelum pengangkatan resmi,” ujar Rini dalam konferensi pers.
Persiapan dan Pembekalan Bagi CASN
Pemerintah kini tengah mengkaji kemungkinan adanya program simulasi atau pembekalan untuk para calon ASN selama masa tunggu. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan pelatihan dan persiapan yang tepat sebelum resmi diangkat menjadi ASN.
Pemerintah berharap agar proses pengangkatan CASN berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga para calon ASN dapat segera bekerja sesuai bidangnya dan siap mendukung tugas-tugas pemerintahan serta meningkatkan pelayanan publik.
Instansi yang Masih Menunda Pengangkatan CASN
Namun, tidak semua instansi akan memulai pengangkatan pada April atau setelah Lebaran. Saat ini, terdapat sekitar 213 instansi, yang terdiri dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, yang masih mengajukan permohonan penundaan. Beberapa alasan yang disampaikan antara lain keterbatasan anggaran dan perlunya evaluasi lebih lanjut terkait kebutuhan pegawai di masing-masing instansi.
Dengan demikian, instansi-instansi tersebut kemungkinan tidak akan melaksanakan pengangkatan CASN pada periode awal tahun ini, dan proses pengangkatan mereka akan dilakukan sesuai jadwal yang lebih fleksibel.