WARTA, TANJUNG SELOR – Momen Natal yang penuh makna diperingati oleh Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di Kalimantan Utara dan Kabupaten Bulungan dalam sebuah perayaan yang khidmat dan meriah, di Gedung Gadis Pemprov Kaltara, Rabu, 29 Januari. Mengusung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”, acara ini menjadi simbol semangat persatuan dan kasih dalam keberagaman yang terus dijaga oleh masyarakat Toraja di perantauan.
Kebersamaan dan Semangat Kasih
Ketua Panitia, dr. Gallaran Matu Sp., OG, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan acara dan mengapresiasi kerja keras panitia yang mengandalkan swadaya serta donasi dari anggota.
“Terima kasih kepada semua yang hadir, dan juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Meskipun kami tidak sempurna, kami berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Pesan Pemersatu
Ketua PMTI Bulungan, dr. Suleman, dalam sambutannya mengingatkan bahwa Natal adalah perayaan kasih Tuhan yang membawa pesan persatuan. Ia juga mencatat bahwa masyarakat Toraja yang dahulu tidak diperhitungkan, kini telah menunjukkan semangat luar biasa, bahkan dua orang Toraja berhasil menduduki jabatan gubernur.
“Melalui PMTI, kita hadir sebagai pemersatu, bukan hanya di Toraja, tapi juga di Bulungan dan Kaltara. Kita bukan hanya sekadar datang sebagai masyarakat suku tertentu, tetapi untuk memberikan manfaat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar dr. Suleman.
Lebih lanjut, ia mengajak semua yang hadir untuk terus mengedepankan kasih dalam hidup sehari-hari dan menjaga keharmonisan dalam keberagaman. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari kita hidup dalam kasih, menjaga kerukunan antar umat beragama,” tambahnya.
Keberagaman Sebagai Kekuatan
Bupati Bulungan, Syarwani, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Toraja atas kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia mengingatkan bahwa keberagaman suku dan agama adalah sebuah keniscayaan yang harus terus dijaga.
“Keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan kita untuk membangun Bulungan yang lebih baik. Persatuan adalah modal utama kita dalam mewujudkan kemajuan, dan itu harus ada di hati setiap warga,” tegas Syarwani.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai prasyarat utama bagi pembangunan daerah. “Tak peduli berapa besar anggaran, jika daerah tidak aman, pembangunan tidak akan optimal. Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban,” tambahnya.
Semangat Optimisme
Ketua PMTI Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi, juga menyampaikan harapan agar pesan Natal dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya saling mendukung, menjaga kebersamaan, dan bekerja sama untuk membangun Kaltara yang lebih maju dan sejahtera.
“Semoga semangat kasih yang kita rayakan dalam Natal ini bisa terus hidup dalam keseharian kita. Dengan semangat optimisme dan kerja keras, kita wujudkan Kaltara yang lebih baik,” ungkap Ferdy.
Kehadiran Pejabat Daerah
Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Bupati Bulungan yang juga Wakil Gubernur Kaltara terpilih, Ingkong Ala, serta Wakil Bupati Bulungan terpilih, Kilat. Kehadiran mereka memperkuat pesan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam pembangunan daerah. Kemudian hadir pula Pendeta Alfred Anggui yang juga Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, serta beberapa tokoh adat.