More

    Komdigi Beberkan Cara Tawarkan Internet 100 Mbps Hanya Rp100 Ribu per Bulan

    WARTA, JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen untuk membuat internet cepat lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Salah satu langkah penting yang sedang dilakukan adalah memastikan akses internet dengan kecepatan 100 Mbps bisa dinikmati hanya dengan biaya sekitar Rp100 ribu per bulan.

    Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, Denny Setiawan, menjelaskan bahwa pemerintah berencana memanfaatkan frekuensi 1,4 GHz melalui lelang untuk mewujudkan rencana tersebut. Dengan lelang ini, diharapkan kualitas internet di Indonesia semakin cepat dan terjangkau, sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada konektivitas digital.

    ADVERTISEMENT

    Denny menjelaskan lebih lanjut, “Konsep utama kami adalah memastikan menara telekomunikasi (tower) dilengkapi dengan kabel fiber optik. Dengan adanya fiber optik, layanan internet bisa mencapai kecepatan tinggi, termasuk 100 Mbps, yang dapat dijangkau dengan biaya yang terjangkau.”

    Selain itu, Denny menegaskan bahwa Komdigi akan mendorong penerapan open access, yakni model yang memungkinkan beberapa perusahaan untuk berbagi akses infrastruktur, seperti kabel fiber optik. Dengan begitu, pembangunan jaringan akan lebih efisien dan lebih luas jangkauannya.

    “Langkah ini tidak hanya akan mempercepat distribusi internet ke berbagai daerah, termasuk kecamatan, tetapi juga mengurangi biaya infrastruktur yang tinggi. Setelah jaringan ini terbentuk, kami berharap layanan 5G pun bisa terwujud, bahkan mengalahkan kualitas 2G,” tambah Denny.

    Komdigi juga berencana membuka lebih banyak frekuensi, seperti 2,6 GHz, 3,5 GHz, dan 700 MHz, untuk mendukung peningkatan kualitas internet di Indonesia. Denny yakin, dengan upaya ini, Indonesia akan bisa mencapai kecepatan dan kualitas internet yang lebih baik dan lebih terjangkau, menyaingi negara-negara tetangga seperti Laos dan Malaysia.

    “Ini baru permulaan. Kami yakin, dengan 1,4 GHz, kita akan menyalip Laos, dan dengan frekuensi 2,6 GHz, 3,5 GHz, serta 700 MHz, kita akan mengalahkan Malaysia dalam hal kualitas dan jangkauan internet,” pungkas Denny.

    Baca Juga:  THR PNS Segera Cair Pekan Depan, Menunjang Daya Beli Masyarakat

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img