WARTA, TANJUNG SELOR – Polda Kalimantan Utara (Kaltara) bersama instansi terkait terus bekerja keras melakukan pencarian korban kecelakaan tragis yang melibatkan speedboat di perairan Sungai Temangga, Kabupaten Bulungan, pada Senin (10/2). Dalam insiden tersebut, tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam pencarian.
Sebelumnya Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Hery Susanto, menyampaikan bahwa upaya evakuasi masih berlangsung. “Kami terus bekerja tanpa henti untuk mengevakuasi korban. Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor,” ujar Kapolda.
Informasi awal menyebutkan bahwa speedboat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengangkut sekitar 30 penumpang. Saat ini, sebanyak 25 orang telah mendapatkan perawatan medis di RSD, sementara tiga lainnya meninggal dunia. Namun, upaya pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan empat korban yang belum ditemukan.
Kecelakaan tragis ini terjadi di perairan Sungai Temangga, tepatnya di Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan. Speedboat tersebut, yang dikenal dengan nama IKSA EKSPRESS, sedang mengangkut rombongan pernikahan dari Desa Tias menuju Tanjung Selor.
Hingga saat ini, penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan, namun berdasarkan informasi sementara, speedboat diduga terbalik setelah dihantam gelombang besar saat perjalanan. Kantor SAR Tarakan segera menerima laporan dan langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian yang berada pada koordinat 2°54’41.77″N dan 117°24’33.26″E.
Pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan oleh tim gabungan, dengan harapan dapat menemukan para korban yang masih hilang serta mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini.