WARTA, TANJUNG SELOR — Sebuah kapal tongkang menabrak Jembatan Tanjung Palas pada Sabtu, 1 Maret. Menanggapi insiden ini, tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltara langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Saat berada di lokasi, BPJN Kaltara melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi jembatan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Bumi Benuanta. Kapal tongkang yang menabrak jembatan tersebut tampak masih berada di sekitar lokasi, sementara kendaraan yang melintas di jembatan tetap berjalan seperti biasa.
Tim BPJN Kaltara memeriksa dengan seksama setiap bagian jembatan, terutama pada area sambungan (joint) antar bentangan yang terdampak. Di titik inilah, tepatnya tempat kapal menabrak, ditemukan adanya pengaruh pada sambungan bentangan jembatan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sambungan tersebut tidak lagi presisi. Terdapat dugaan bahwa ada keretakan yang bisa memengaruhi kekuatan dan daya tahan jembatan
“Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Sementara ini, kami lihat bisa saja berpengaruh pada sambungan bentangan,” ungkap salah satu anggota tim BPJN Kaltara.