More

Ironi Nakes Teladan: Janji Hadiah Motor Hanya Simbolis dari Pemkab

WARTA, POLMAN – Harapan menjadi kebanggaan berubah menjadi kekecewaan bagi Rusmiati, seorang bidan asal Desa Taloba, Kecamatan Tubbi Taramanu, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Dedikasinya sebagai Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Nasional 2024 dirayakan dengan janji hadiah motor, namun hingga kini belum terealisasi.

Pada perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 November 2024, Rusmiati menerima kunci motor Yamaha Gearsecara simbolis dari Pj Bupati Polman, Muhammad Ilham Borahima, di hadapan ratusan tamu di RSUD Wonomulyo. Namun, momen membanggakan itu berubah pahit saat kunci motor diminta kembali setelah sesi foto.

ADVERTISEMENT

“Mereka bilang motor bisa diambil tiga hari kemudian, tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Malah saya baru tahu itu motor dinas yang hanya dipinjamkan untuk simbolis,” ujar Rusmiati, Senin (6/1/2025).

Rusmiati merasa malu dan kecewa. Ia sering mendapat pertanyaan dari rekan-rekannya tentang motor yang dijanjikan, membuatnya merasa seperti dipermainkan.

Pemkab Polman: Alasan Administrasi dan Anggaran
Motor yang dipamerkan ternyata bukan milik pribadi, melainkan motor dinas yang dikembalikan dengan alasan anggaran Pemkab Polman belum cair. Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah Polman, I Nengah Tri Sumadana, berjanji akan menindaklanjuti masalah ini dengan Kepala Dinas Kesehatan.

“Kami akan memastikan permasalahan ini selesai secepatnya,” ujarnya singkat. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan belum memberikan keterangan resmi.

Rusmiati: Ikhlas Meski Kecewa
Meski merasa dipermalukan, Rusmiati tetap menjalankan tugasnya dengan ikhlas. Baginya, kesehatan ibu hamil dan balita di desa terpencil lebih penting daripada hadiah motor yang belum kunjung datang.

ADVERTISEMENT

“Saya trauma setiap ada yang bertanya tentang motor itu. Rasanya malu sekali. Tapi saya tetap menjalankan tugas saya. Semoga ini jadi pelajaran untuk semua pihak,” tuturnya.

Baca Juga:  Gagal ke Semifinal, Shin Tae Yong Kecewa Berat: "Pemain Senior Tak Tunjukkan Kualitas"

Publik Menanti Kejelasan
Kasus ini menuai sorotan luas. Banyak pihak mempertanyakan apakah ini murni masalah teknis atau sekadar simbolisme belaka. Penghargaan seharusnya menjadi apresiasi nyata atas perjuangan nakes, bukan hanya janji tanpa kepastian.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dan transparansi dari Pemkab Polman untuk menyelesaikan kasus ini dan mengembalikan kepercayaan kepada pahlawan kesehatan seperti Rusmiati.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU