More

    Finalisasi Naskah Akademik Raperda Perbukuan dan Literasi, Legislator Tamara Moriska: Kaltara Harus Jadi Emasnya Indonesia 2045

    WARTA, TARAKAN – Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Tamara Moriska, memberikan dukungan penuh terhadap finalisasi naskah akademik dan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perbukuan dan Literasi. Hal ini disampaikan dalam rapat pada Rabu sore, 19 Maret 2024.

    “Kaltara harus siap-siap menghadapi Indonesia Emas 2045, dan Kaltara harus menjadi emasnya,” tegas Tamara Moriska, menekankan pentingnya langkah strategis dalam mempersiapkan provinsi ini untuk masa depan.

    ADVERTISEMENT

    Politisi muda asal Kabupaten Nunukan ini mengungkapkan bahwa regulasi yang kuat dan terstruktur sangat dibutuhkan untuk membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltara. Menurutnya, persiapan melalui Raperda ini adalah langkah konkret yang wajib dilakukan untuk memastikan Kaltara siap menghadapi Indonesia Emas pada tahun 2045.

    “Kita harus membangun budaya literasi di Kaltara. DPRD Kaltara konsisten dalam menuntaskan tahapan penyusunan Raperda Perbukuan dan Literasi. Untuk membangun ekosistem literasi yang kuat, kita memerlukan aturan yang mendasar, dari tahap persiapan hingga penerapan Perda nanti,” jelas mantan Ketua KNPI Nunukan 2016-2019 ini.

    Tamara juga menekankan pentingnya literasi dalam menghadapi tantangan zaman dan teknologi. Literasi yang baik tidak hanya memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi dengan jelas, tetapi juga memperkaya daya pikir, kreativitas, dan kemampuan konsentrasi.

    “Literasi juga merupakan kunci untuk meningkatkan partisipasi dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi. Oleh karena itu, kita harus mulai membudayakan gemar membaca sejak dini. Menyediakan perpustakaan yang ramah anak, membentuk komunitas membaca, dan menjadikan kegiatan membaca bagian dari rutinitas sekolah,” tambahnya.

    Tamara kembali menegaskan bahwa Raperda Perbukuan dan Literasi ini akan membawa dampak positif dan luas terhadap kualitas SDM dan pendidikan di Kaltara, serta memberikan kontribusi besar di berbagai sektor, termasuk ekonomi, sosial, politik, dan budaya. Ia percaya bahwa Raperda ini akan menjadi salah satu peraturan daerah pertama, bahkan di Indonesia, yang fokus pada penguatan pendidikan melalui literasi dan buku.

    ADVERTISEMENT
    Baca Juga:  Tak Lolos Seleksi PPPK, Honorer Akan Diangkat Jadi Paruh Waktu

    “Provinsi Kaltara akan menjadi pelopor dengan Perda yang menguatkan pendidikan melalui literasi. Ini adalah langkah penting bagi masa depan kita,” tutupnya.

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU