More

    Evaluasi Pilkada 2024 di Nunukan, KPU Catat Penurunan Partisipasi Pemilih

    WARTA, NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan telah melaksanakan evaluasi pasca Pilkada 2024 melalui Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi ini merupakan bagian dari instruksi KPU RI untuk menilai pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada di daerah tersebut.

    Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Nunukan, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas kinerja KPU ke depan. “Kami ingin mendapat masukan dari semua pihak setelah tahapan Pilkada selesai. Ini penting agar kinerja KPU bisa lebih baik lagi pada masa mendatang,” ujar Abdul Rahman.

    ADVERTISEMENT

    Pada FGD yang melibatkan berbagai instansi terkait ini, beberapa isu utama yang dibahas adalah pelaksanaan pemutakhiran data pemilih dan tingkat partisipasi pemilih selama Pilkada 2024.

    Tantangan Partisipasi Pemilih

    Abdul Rahman menyebutkan, salah satu poin perhatian utama adalah rendahnya partisipasi pemilih. “Kami menerima beberapa masukan tentang bagaimana mempertahankan dan bahkan meningkatkan partisipasi pemilih agar bisa mencapai target yang ditetapkan. Bawaslu Nunukan menyarankan untuk melakukan riset terkait masalah ini, dan kami akan segera menindaklanjutinya,” ujar Abdul Rahman.

    Dia juga menegaskan bahwa sosialisasi Pilkada 2024 tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU, tetapi juga melibatkan Bawaslu, Pemkab Nunukan melalui Kesbangpol, serta berbagai stakeholder lainnya. Sosialisasi dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat desa hingga kecamatan yang dipimpin oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

    Data dan Analisis

    ADVERTISEMENT

    Berdasarkan data yang ada, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 tercatat sebesar 71 persen. Meski demikian, KPU Nunukan mencatat adanya kenaikan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang mempengaruhi perbandingan partisipasi pemilih dengan Pilkada sebelumnya.

    Abdul Rahman juga menjelaskan bahwa debat kandidat Pilkada 2024 dilakukan dua kali, dan pihaknya berencana melakukan riset lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar pengaruh debat terhadap partisipasi pemilih.

    Baca Juga:  Kabar Gembira untuk Guru Indonesia! Aturan Baru Soal 24 JP Tatap Muka dan Tunjangan Sertifikasi

    “Kami akan melakukan riset untuk mencari tahu alasan dibalik penurunan partisipasi pemilih dan akan mencari pola baru, termasuk untuk pemutakhiran data pemilih yang lebih efektif,” pungkasnya.

    ADVERTISEMENT

    Dengan hasil evaluasi ini, KPU Nunukan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu dan memastikan partisipasi publik yang lebih baik di Pilkada mendatang.

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img