WARTA, TANJUNG SELOR – Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan jalur mudik, baik di darat maupun laut. Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif dengan berbagai instansi telah dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran arus mudik lebaran.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Kaltara, Jasa Raharja, Polair, KSOP, BPTD, dan Dinas Perhubungan kabupaten/kota untuk mengoptimalkan pengamanan dan keselamatan di seluruh jalur transportasi,” ujar Idham Chalid.
Dishub Kaltara juga menegaskan bahwa seluruh armada transportasi, baik bis Damri maupun speedboat reguler, telah menjalani inspeksi keselamatan. Meskipun ada beberapa temuan minor dalam pemeriksaan, seperti spedometer bis Damri yang rusak, hal tersebut segera ditangani oleh teknisi untuk memastikan armada laik jalan.
“Temuan-temuan ini hanya terkait administrasi dan perangkat pendukung, seperti kartu pengawasan. Namun, semua permasalahan langsung diperbaiki oleh teknisi kami,” tambahnya.
Selain itu, Dishub Kaltara juga menyiapkan tiga posko pengamanan yang akan beroperasi mulai H-7 hingga H+7 Idul Fitri, yaitu dari 24 Maret hingga 8 April 2025. Posko-posko ini akan ditempatkan di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, dan Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung di Nunukan.
“Posko ini tidak hanya untuk memberikan informasi kepada masyarakat seputar mudik, tetapi juga sebagai tempat penanganan jika terjadi keadaan darurat atau kecelakaan. Kami berharap hal tersebut tidak terjadi, namun posko siap membantu,” jelas Idham.
Dalam upaya memfasilitasi kelancaran arus mudik, Dishub Kaltara telah menyiapkan 14 unit armada bis Damri untuk melayani 8 trayek, yang semuanya telah melalui ramp check. Sementara itu, 60 unit speedboat reguler disiapkan untuk melayani 9 trayek pelayaran di Kaltara, dengan kemungkinan penambahan armada jika terjadi lonjakan penumpang di pelabuhan.
“Jika ada penumpukan di pelabuhan, kami akan menambah armada secara kondisional. Dengan libur lebaran yang cukup panjang, kami berharap penumpang tersebar merata di berbagai pelabuhan, sehingga tidak ada penumpukan di satu titik saja,” ujar Idham.
Dengan persiapan matang ini, Dishub Kaltara berharap dapat mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan mudik lebaran, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman.