More

    Begini Kronologi Kasus Dugaan Pencabulan Santri di Tarakan

    WARTA, TARAKAN – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan sedang menangani kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang santri di Tanjung Pasir. Kejadian ini dilaporkan terjadi di salah satu masjid pada Jumat, 17 Januari 2025, sekitar pukul 02.00 WITA.

    Menurut keterangan IPDA Riska Aulia Mahatmi, Kanit PPA Satreskrim Polres Tarakan, korban yang merupakan santri di sebuah pondok pesantren terpaksa tidur di masjid karena pemadaman listrik di pesantren pada malam itu. Saat korban tertidur, seorang pria tak dikenal mendekatinya dan melakukan tindakan yang tidak pantas.

    ADVERTISEMENT

    “Korban terbangun dan menyadari tindakan pelaku, yang kemudian memberikan uang sebesar Rp 10 ribu sebagai imbalan,” ungkap Riska pada Kamis (23/1/2025).

    Kasus ini terungkap setelah salah satu wali kelas korban mendengar percakapan antara para santri di pagi hari. Wali kelas tersebut kemudian melaporkan kejadian ini kepada kiai di pondok pesantren, yang selanjutnya mengumpulkan para korban untuk mendengarkan cerita mereka.

    Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku diduga bukan berasal dari lingkungan pesantren, melainkan merupakan orang tak dikenal, mengingat masjid tersebut adalah fasilitas umum.

    “Pelaku bukan merupakan warga pesantren. Korban juga menyatakan bahwa mereka baru pertama kali melihat pelaku,” tegas Riska.

    Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tiga dari lima korban yang berusia antara 15 hingga 17 tahun. Pihak kepolisian juga sedang mendalami informasi lebih lanjut mengenai terduga pelaku.

    ADVERTISEMENT

    “Korban hanya dapat memberikan ciri-ciri pelaku. Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” pungkas Riska.

    Kasus ini menjadi perhatian serius, dan diharapkan dapat segera terungkap untuk memberikan keadilan bagi para korban. (*)

    Baca Juga:  Perguruan Tinggi Diusulkan Bisa Kelola Tambang di RUU Minerba

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img