More

    Banjir di Malinau: Desa dan Perkotaan Terendam, Warga Diminta Waspada

    WARTA, MALINAU – Banjir melanda Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sejak Minggu pagi (12/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malinau melaporkan bahwa banjir awalnya terjadi di Kecamatan Mentarang, khususnya di Desa Paking dan Harapan Maju, sekitar pukul 08.00 WITA.

    Air dari Sungai Mentarang yang meluap mulai menjangkau kawasan hilir, termasuk wilayah perkotaan di sekitar Sungai Sesayap. Kepala Pelaksana BPBD Malinau, Iwan Darma Yuana, mengungkapkan bahwa topografi wilayah yang landai mempercepat penyebaran banjir ke daerah lain.

    ADVERTISEMENT

    “Pagi tadi, banjir dimulai dari wilayah Mentarang, terutama di Desa Paking dan Harapan Maju. Sekarang, daerah perkotaan seperti Malinau Barat dan Malinau Kota juga mulai terendam,” jelasnya saat memantau lokasi banjir.

    Wilayah Terparah
    Berdasarkan pantauan BPBD, Kecamatan Malinau Barat menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Desa Long Kenipe, Taras, Tanjung Lapang, dan Kuala Lapang kini terendam hingga ke jalan dan rumah warga. Di Tanjung Lapang, ketinggian air dilaporkan mencapai 1 meter dari permukaan jalan.

    Situasi serupa juga terjadi di Kecamatan Malinau Kota dan Malinau Utara, meskipun ketinggian air di beberapa titik masih dalam kategori aman. “Air di Tanjung Lapang, RT 14, cukup tinggi. Sementara di Respen dan Malinau Seberang, debit air mulai naik ke jalan,” tambah Iwan.

    Imbauan untuk Warga
    BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air, khususnya di wilayah dengan topografi rendah. Warga diminta:

    • Tidak membiarkan anak-anak bermain di area banjir.
    • Mematikan listrik di rumah untuk mencegah bahaya.
    • Memindahkan peralatan elektronik dan barang penting ke tempat yang lebih tinggi.
    • Segera menghubungi petugas jika memerlukan evakuasi darurat.

    Tim BPBD bersama relawan, TNI, dan Polri terus siaga membantu masyarakat terdampak. Semoga situasi segera membaik, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.

    Baca Juga:  Penerapan KRIS, RS di Kaltara Mulai Siapkan Layanan Standar

    Bagikan:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img
    spot_img