WARTA, JAKARTA – Tunjangan Hari Raya (THR) selalu jadi penyemangat bagi banyak orang untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran. Namun, tak jarang dana THR cepat habis, membuat kondisi keuangan kembali rapuh setelah perayaan. Di tengah ketidakpastian ekonomi, mengelola dana THR dengan bijak adalah tantangan tersendiri. Lantas, bagaimana cara agar THR tetap bermanfaat lebih lama? Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
1. Mindset: Prioritaskan Tabungan, Bukan Menunggu Sisa
Mengubah pola pikir dalam mengelola keuangan adalah langkah pertama yang perlu dilakukan. Alih-alih menggunakan uang untuk berbagai keperluan terlebih dahulu, coba buat kebiasaan menyisihkan uang untuk tabungan dan investasi sejak awal. Dengan prinsip “prioritaskan menabung, bukan menunggu sisa”, kamu akan lebih disiplin dalam pengelolaan keuangan dan lebih terjamin dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
2. Pilih Investasi yang Sesuai dengan Tingkat Risiko
Investasi bukan hanya soal memilih produk, tapi juga soal menyesuaikan dengan profil risiko. Misalnya, jika kamu masih muda atau memiliki penghasilan stabil, mungkin kamu lebih nyaman berinvestasi di saham atau aset berisiko tinggi lainnya. Namun, jika kamu lebih mengutamakan kestabilan, pilihan seperti emas, deposito, atau reksa dana bisa jadi lebih cocok. Selalu sesuaikan investasi dengan kebutuhan dan tujuan keuanganmu.
3. Cicil Pembelian Investasi, Hindari All-In
Saat pasar sedang berfluktuasi, membeli aset secara langsung atau all-in bisa sangat berisiko. Sebaiknya, gunakan strategi dollar-cost averaging (DCA), yaitu membeli secara bertahap. Dengan cara ini, kamu mengurangi risiko akibat lonjakan atau penurunan tajam di pasar, karena kamu akan mendapatkan harga rata-rata yang lebih stabil. Ini adalah strategi yang lebih bijak dalam menghadapi ketidakpastian pasar.
4. Diversifikasi Portofolio: Jangan Fokus pada Satu Aset
Peribahasa “jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang” sangat relevan dalam investasi. Jangan terlalu bergantung pada satu jenis aset atau instrumen. Sebagai contoh, selain berinvestasi di saham, kamu bisa mengalokasikan dana ke obligasi, properti, atau reksa dana. Dengan diversifikasi, risiko kerugian pada satu aset bisa lebih terkendali, sementara potensi keuntungan dari aset lain tetap bisa dimanfaatkan.
Dengan menerapkan tips-tips ini, kamu bisa lebih bijak dalam mengelola THR agar manfaatnya terasa lebih lama. Dengan perencanaan keuangan yang matang, THR tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi fondasi yang lebih kuat untuk tabungan dan investasi di masa depan.